Tapanuli Utara(harianSIB.com)
Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) terus memperluas jejaring kemitraan akademik dan meningkatkan kontribusi dalam riset Nasional. Hal itu ditandai dengan keberhasilan UNITA menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan 11 perguruan tinggi sekaligus serta mempresentasikan penelitian inovatif pada kegiatan akademik yang berlangsung, Kamis (20/11).
Kegiatan itu diinisiasi oleh Universitas Veteran Bangun Nusantara (UNIVET) pada acara Internasional Conferensce Of Education Issue (ICEI-2) yang dilaksanakan di UNIVET.
Adapun perguruan tinggi yang telah resmi menjalin kerja sama dengan UNITA adalah : Universitas Veteran Bangun Nusantara (UNIVET), Universitas Sarjana Wiyata Taman Siswa(UST), Universitas Tiga Serangkai (TSU), Universitas Muhammadiyah Buton, Universitas Ngudi Waluyo (UNW), Universitas Muhammadiyah Palopo, Institut Teknologi Muhammadiyah Sumatera, Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA), Universitas Islam Jakarta (UIJ), STKIP PGRI Trenggalek, Institut Agama Islam Darul Ulum (IAIDU) Asahan dan University of INTI Malaysia.
Melalui penandatanganan MoU tersebut, UNITA menegaskan komitmennya untuk memperluas peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran akademik, serta penguatan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga: Tim Dosen dan Mahasiswa Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Lakukan Pelatihan kepada Kelompok Pengrajin Anyaman Baion Dalam kegiatan tersebut, UNITA juga mengirimkan tim dosen mengikuti secara daring untuk mempresentasikan hasil penelitian berjudul "Menuju Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan melalui Inovasi AI: Tantangan Etika dan Implementasi di Indonesia".
Tim peneliti terdiri dari, Ketua Joan Berlin Damanik SSi MM, anggota Talenta ER Marbun SE MSi, Niarita Bukit SE MM, Dr Meslin Silalahi SPd MPd dan Rosalinda Septiani Sitompul SE MM.