Tapanuli Utara(harianSIB.com)
Sekretariat Bersama Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis di Sumatera Utara (Gokesu) bersama pimpinan gereja, pendeta, pastor, aktivis dari Tapanuli Selatan menyelenggarakan ibadah Bona Taon Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis di Sumatera Utara (Gokesu) yang dilaksanakan di Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (10/1).
Pada kegiatan itu turut hadir Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan, Ephorus HKI Pdt Firman Sibarani MTh, Ephorus GKPS Pdt Jhon Christian Saragih MSc, Sekretaris Jenderal GKPI Pdt Parsaoran Sinaga MTh, Vikaris Epispokalis Samosir-Dolok Sanggul Romo Yanuaris SUD, Kadep Koinonia HKBP Pdt Dr Deonal Sinaga MTh, Rektor Universitas HKBP Nomensen Medan Dr Richard Napitupulu, Direktur KSPPM Rocky Pasaribu SH MH, Ketua Aman Tano Batak Jhon Toni Tarihoran, akademisi, suster, diakonis, mahasiswa, lembaga pendamping masyarakat KSPPM, Aman Tano Batak, Bakumsu, Horas Bangso Batak dan masyarakat adat dari kawasan Tapanuli Raya.
Momen itu adalah kebulatan tekad menyatukan prinsip untuk menjaga kelestarian alam dan menyuarakan supaya perusahaan perusak lingkungan TPL ditutup secara permanen.
Bona Taon itu diinisiasi oleh Sekretariat Bersama Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis di Sumatera Utara (Gokesu).
Baca Juga: HKBP Anugerahkan Ulos Istimewa "Harungguan" kepada Hashim Djojohadikusumo Dalam kesempatan tersebut, pimpinan gereja bersama jemaat gereja, Sekretariat Bersama
Gokesu, mahasiswa masyarakat menyuarakan dengan tegas "Tutup TPL secara permanen".
Ketua Sekretariat Bersama Gokesu Pastor Walden Sitanggang OFMCap bersama Wakil Ketua Pdt AA Zaitun Sihite MTh, Sekretaris Pdt Dr Robinsar Siregar MTh, Bendahara Delima Silalahi MA, Direktur KSPPM Rocky Pasaribu SH MH, Ketua Aman Tano Batak Jhon Toni Tarihoran, Dekan Fisipol Universitas HKBP Nomensen Medan Dr Nalom Siagian bersama Pdt Jurito Sirait menyampaikan, peran gereja itu dipanggil untuk hadir di tengah-tengah orang yang tertindas dan melestarikan alam.