Medan (harianSIB.com)
Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima penghargaan Anugerah Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Tahun 2025 dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Saiful Anwar Matondang, dan diterima Rektor Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA), Dr Meslin Silalahi dalam acara "Anugerah SPMI LLDIKTI I Tahun 2025" yang berlangsung di Le Polonia Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Selasa (27/1/2026).
Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Prof Saiful Anwar Matondang PhD, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penganugerahan ini dilaksanakan sehubungan dengan telah ditetapkannya Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
"Acara ini merupakan bentuk apresiasi kami terhadap pencapaian Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan LLDIKTI Wilayah I yang telah berkomitmen dan konsisten dalam menjalankan SPMI dengan baik," ujar Saiful Anwar.
Baca Juga: Akademisi Kritik Pergantian Nama Balei Harungguan Djabanten Damanik Jadi Tuan Rondahaim Saragih Pencapaian UNITA dalam ajang ini menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam menjaga dan meningkatkan budaya mutu pendidikan secara berkelanjutan. Penghargaan ini menegaskan posisi
Unita sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang taat asas dan fokus pada peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi di Sumatera Utara.
Rektor Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA), Dr Meslin Silalahi didampingi Wakil Rektor 1 Talenta Banjarnahor SE MSi usai acara mengatakan keberhasilan ini atas dukungan Yayasan Pendidikan Sisingamangaraja XII Tapanuli yang dipimpin Ketua Umum Ir GM Chandra Panggabean, dan Ketua BPH GM Immanuel Panggabean BBA. "Terimakasih atas dukungan semua civitas akademika, mulai dari dosen, pegawai, mahasiswa, alumni dan orangtua, termasuk masyarakat Tapanuli Raya," ujarnya.
Editor
: Bantors Sihombing