Sidikalang(harianSIB.com)
Jumlah siswa SMK Swasta Arina dan SMK Swasta HKBP Sidikalang yang diduga mengalami keracunan makanan program MBG terus bertambah. Para siswa mengalami gejala mual, muntah, diare, hingga sesak napas dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Sidikalang serta RS Serenapita.
Peristiwa yang diduga sebagai Kejadian Luar Biasa Konsumsi Pangan (KLB-KP) ini terjadi selama dua hari terakhir. Sekretaris Satgas MBG Dairi, Agel Siregar yang juga menjabat Asisten I Setda Dairi, Rabu (11/2/2026), di RSUD Sidikalang menyampaikan, kasus tersebut terjadi di dua sekolah, yakni SMK HKBP dan SMK Arina.
Ia mengakui jumlah siswa yang mengalami gejala terus bertambah. Untuk SMK Arina, sebanyak 29 siswa dirawat di RSUD Sidikalang dan 23 siswa di RS Serenapita, seluruhnya masuk pada Rabu.
Sementara itu, dari SMK HKBP, sejak Selasa (10/2/2026), tercatat 52 siswa menjalani rawat inap. Kemudian, sejak malam hingga siang hari ini, kembali bertambah 24 siswa yang dirawat dengan keluhan serupa. Hingga siang ini, masih terdapat penambahan siswa dengan gejala yang sama.
Baca Juga: Polres Dairi Masih Mendalami Kasus Dugaan Penipuan Dirut Perumda Pembangunan Dairi "Kejadian ini setelah mengonsumsi MBG Selasa kemarin. Sesuai surat dari BGN, SPPG Sidikalang 3 sebagai distribusi makanan sudah dihentikan sementara," ujar Agel Siregar.
Ia menambahkan, RSUD Sidikalang terpaksa menambah tempat tidur lapangan (field bed) guna menangani lonjakan pasien, karena kapasitas tempat tidur rumah sakit tidak mencukupi untuk menampung seluruh siswa yang dirawat.