T Karo (SIB)- Terkait beredarnya berita pemakzulan Bupati Karo Kena Ukur Karo Jambi Surbakti dikabulkan Mahkamah Agung (MA), apel 17 Pebruari 2014 yang disebut dengan Apel Kesadaran Nasional yang setiap bulannya diikuti seluruh PNS masing-masing SKPD, Senin (17/2/2014) tampak sepi. Bupati Kena Ukur Karo Jambi Surbakti dan Wakil Bupati Terkelin Brahmana SH tidak hadir. Kadis Kominfo yang semestinya jadi pembina upacara, diambilalih Sedakab Karo dr Sabrina Tarigan.Sekda dalam arahannya menekankan agar seluruh PNS tetap bekerja penuh disiplin. Bekerja sesuai tupoksi masing-masing. Jangan terpancing dengan isu-isu yang berkembang saat ini di masyarakat, baik melalui SMS dan lain-lain, “ujarnya tanpa menyebut materi isu yang dikatakannya. “Masalah pengungsi erupsi Sinabung adalah tanggung jawab kita semua untuk memberi perhatian dan penanganannya,†ujar Sekda.Kalangan PNS yang biasanya hadir mencapai tiga ratusan kini berkisar seratusan saja. Mereka tampak lebih banyak “cikurak†(ngerumpi-red) ketimbang bekerja di ruang kerjanya masing-masing. Sejumlah PNS juga mengakui lega dengan keputusan MA tersebut. Tapi masih menahan kegembiraannya mengingat keputusan itu belum dilihat secara tertulis.“Terus terang kalau selama ini kami terkekang dengan peraturan-peraturan pribadi pimpinan. Kalau nanti sudah terwujud pergantian pimpinan, penyegaran kerja pun pasti ada. Mudah-mudahan, perbaikan dan rehabilitasi di Pemkab Karo ini berubah lebih baik dan wibaya pemerintahan dan masyarakatnya pun kembali pulih,†ujar PNS di kantor bupati .Sejumlah awak media yang mencoba bertemu dengan Bupati Karo Kena Ukur Karo Jambi Surbakti atau Wakil Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Senin (17/8), tidak berhasil. Mobil keduanya tidak terlihat.Ketika ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Karo mengikuti upacara dikonfirmasi wartawan, Kabag Protokuler Binaria Surbakti SIP mengatakan pihaknya tidak mengetahui apa sebabnya. Hal yang sama juga dikatakan Kabag Sosial Sarjana Purba. “Kami tidak tau soal ketidakhadiran bupati. Bagian Sosial hanya menyusun tertib acara dan jadwal pelaksanaan Hari Kesadaran Nasional setiap bulan pada tanggal 17,†katanya.Sementara itu sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Karo enggan memberi komentar saat dimintai tanggapannya. Sedangkan PNS di kantor Pemkab Karo secara umum mengapresiasi dikabulkannya permohonan pemakzulan Bupati Karo. â€Mudah-mudahan pemimpin kita (penggantinya) lebih baik lagi dan lebih bertatakrama serta lebih bermartabat dan lebih bermoral dari pemimpin sebelumnya. Kita ingin daerah Karo ini lebih baik lagi ke depan dan lebih bermartabat dari sebelum-sebelumnya,†kata seorang PNS mengaku berusia 27 tahun.(BR2/c)