Enrekang (SIB)- Tokoh nasional asal Sumut TB Silalahi ternyata sangat sedih dan prihatin melihat kondisi infrastruktur jalan di Sumut yang sangat buruk, berlubang dan sempit. Sampai-sampai dalam sambutannya dihadapan Presiden SBY dan anggota Kabinet Indonesia Bersatu jilid II yang berkunjung ke Enrekang, Sulawesi Selatan, TB. Silalahi membandingkan kondisi jalan Sulawesi Selatan dengan jalan di Sumut."Pak Presiden dan Ibu, Pak Gubernur dan para menteri sudah melewati jalan sepanjang kurang lebih dua ratus lima puluh kilometer dari Makassar ke Enrekang ini. Pembangunan jalannya berkembang pesat dan luar biasa. Waktu saya pertama ke Sulawesi Selatan, pembangunan daerah ini tertinggal lima belas tahun dari Sumatera Utara. Sekarang terbalik, pembangunan di sini sudah jauh meninggalkan Sumatera Utara," ujar TB Silalahi di hadapan Presiden SBY dan para menteri saat berkunjung ke Baruga Pak Letnan di Kabere, Enrekang, Kamis (20/2/2014).Anehnya, para tokoh asal Sumut sering dijadikan sasaran kritik karena tidak peduli dengan Sumut. TB Silalahi mengisahkan, hingga tahun 1970 an, jalan sepanjang 250 Km yang membentang menghubungkan Makassar dengan Enrekang masih dua jalur, sempit dan rusak parah. Kini jalan tersebut sangat bagus, lebar empat lajur dan dipisahkan separator, serta dicor beton. Bahkan jalan yang menghubungkan Makassar dengan Parepare sepanjang 155 Km sudah dicor semen.Membaiknya kondisi jalan ini sangat berpengaruh terhadap waktu tempuh. Dari pengamatan SIB, jika dibandingkan, jarak Makassar-Enrekang hampir sama dengan jarak Medan ke Balige. Hanya saja kalau Makassar-Enrekang dapat ditempuh tiga setengah hingga empat jam, maka Medan-Balige membutuhkan waktu tempuh minimal enam jam. Perbedaan waktu tempuh ini disebabkan kualitas jalan di Sumut yang sangat jelek dan berlubang. (BR7/ r)