Bangsa Indonesia Saat Ini Dalam Peperangan Budaya

Bangkitkan Bangsa, Perlu Industri Berbasis Budaya

* Perhatian Pemerintah Minim
- Minggu, 23 Februari 2014 10:48 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/02/hariansib_Bangkitkan-Bangsa--Perlu-Industri-Berbasis-Budaya.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Int
Pertemuan : Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Rahmat Gobel mengadakan pertemuan dengan ketua umum Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4) Dessy Irawati PhD Fersa di Kantor Panasonic Gobel, Jakarta, baru-baru ini.
Jakarta (SIB)- Bangsa Indonesia saat ini mengalami perang budaya. Tidak ada lagi kebanggaan nasional, bangga pada budaya bangsa sendiri.Demikian kesimpulan dari pertemuan antara Ketua Umum Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4) Dessy Irawati, Ph.D FeRSA dengan Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Rahmat Gobel di kantor Panasonic Gobel, Jakarta, baru-baru ini.Kedua pihak sepakat bahwa perlu ada visi dan misi untuk membangun dan menyejahterakan bangsa Indonesia, agar bangkit kembali kebanggaan dalam diri bangsa Indonesia.Dalam upaya membangun dan menyejahterakan itu Ketua METI menyinggung beberapa hal lain, di antaranya mengenai industri berbasis budaya dan isu energi terbarukan, yang sedang marak dilakukan beberapa pihak terutama di wilayah timur Indonesia.“Namun ternyata kurang mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” ujar Ketua METI seperti disampaikan M. Misdianto M.Sc, salah satu pengurus I4, kepada detikcom, Jumat (21/2).Ketua METI mengajak I4 sebagai entitas intelektual dan keahlian di bidang sains dan teknologi untuk melakukan kerjasama konkrit bagi kemajuan bangsa Indonesia terutama dalam bidang industri.“Contohnya industri berbasis budaya, misalnya industri jamu atau herbal, batik, rotan dan ukiran,” ujar Ketua METI.Menurut Ketua METI, keempat industri tersebut cukup konkrit jika bisa dikembangkan dengan visi dan misi yang baik, karena industri tersebut menyentuh langsung ke masyarakat.“Selain itu bahan-bahan pokoknya tersedia, sumber daya manusianya juga tersedia, tinggal cara mengelola dan memasarkannya baik di dalam maupun luar negeri,” tandas Ketua METI.MenginspirasiSebelumnya Ketua Umum I4 dan beberapa pengurus juga melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Prof. Musliar Kasim di ruang kerjanya.Disampaikan antara lain program penyelenggaraan dua konferensi internasional tentang Global Competitiveness and Emerging Nations: a Strategic Approach Towards Holistic Development di Inggris (Oktober 2014) dan Jerman (November 2014).Juga dibicarakan rencana pembuatan video mengenai aktifitas para ilmuwan Indonesia di luar negeri untuk lebih menginspirasi kaum muda agar lebih banyak berkarya untuk bangsa dan negaranya dan bisa diintegrasikan dalam suatu blueprint, sehingga dapat menjadi sumbangsih besar bagi bangsa Indonesia. Pada pertemuan itu I4 juga memaparkan rencana berbagai kegiatan di Indonesia pada rentang Juli- Agustus 2015, meliputi Festival Pendidikan dan Beasiswa, Festival Karya Teknologi Aplikatif, I4 Awards, Talkshow off-air.Wamendikbud mengharapkan informasi mengenai universitas-universitas di luar negeri bagi para calon-calon peneliti dan ilmuwan Indonesia untuk menimba ilmu atau pun berkarya untuk negerinya.I4-Ilham HabibieKetua Umum I4 Dessy Irawati, Ph.D FeRSA juga melakukan pertemuan dengan Dr. Ing. Ilham A. Habibie, MBA di ruang kerjanya di PT. Ilthabi Rekatama, Kuningan Jakarta.Pada pertemuan itu kedua pihak berharap agar I4 bisa bekerjasama dengan tim Ilham Habibie dalam memberikan sumbangsih nyata untuk Indonesia.Salah satu diantaranya adalah proses pengembangan teknologi nano di Jawa Timur, pengembangan konsep dari Technopolis di Jawa Barat serta pembuatan dan penyebaran video- video singkat yang bisa menginsipirasi rakyat Indonesia. (dtc/c)


Tag:

Berita Terkait

Headlines

MPKW Sumut-Aceh Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan GMI Konta Pengembangan

Headlines

Antrean Panjang Kendaraan di SPBU Medan Utara

Headlines

MK Hapus Frasa “Tidak Langsung” di Pasal Perintangan Penyidikan Tipikor

Headlines

Surya Paloh: Indonesia Masih Bertahan di Dewan Perdamaian

Headlines

MPK Indonesia Gelar Rakernas 2026 di Tarutung

Headlines

PGI Kecam Eskalasi Militer di Timur Tengah dan Asia Selatan, Desak PBB Ambil Langkah Dialog