Terkait Tewasnya Seorang PR

Polisi Evakuasi 10 Pekerja yang Diduga Disekap Majikan di Medan

- Senin, 24 Februari 2014 12:50 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/02/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Jakarta (SIB)- Polisi mengevakuasi 10 dari 12 pekerja wanita dari rumah yang diduga menjadi lokasi penyekapan mereka di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Turut diamankan seorang pria yang diduga majikan mereka.Evakuasi itu dilakukan Unit Vice Control Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan, Minggu (23/2/2014) sore, di rumah yang berada di Jalan Brigjend Zein Hamid, Gang Familiy, Medan Johor. Mereka selanjutnya dibawa ke Polresta Medan Jalan HM Said untuk diperiksa.Para pekerja yang diamankan ini sebagian besar berasal dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), namun petugas masih belum menemukan kartu identitas mereka masing-masing. Dugaan sementara, para pekerja ini disiksa majikannya M selama berada di rumah itu.Saat dievakuasi petugas ke dalam mobil, beberapa di antara wanita ini terlihat sakit. Bahkan terpaksa dibopong oleh rekan-rekan pekerja lainnya. Petugas akhirnya memboyong 10 orang pekerja, sementara dua lagi tetap di rumah itu sebab kondisinya sakit.Tindakan evakuasi yang dilakukan polisi ini menyusul adanya laporan, bahwa salah seorang pekerja di rumah itu bernama Marni Baun (24), tewas diduga akibat disiksa. Korban meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Medan, lalu jenazahnya dipulangkan ke NTT.M yang ditanyai ihwal korban tewas ini, tidak bersedia memberikan komentar. Dia menutupi wajahnya dengan kertas. Namun salah satu pekerja yang dievakuasi, Sutri Bani justru membantah dugaan mereka mengalami penyiksaan. Sutri yang sudah bekerja selama tiga tahun sebagai pembersih sarang burung walet di rumah itu, juga menolak anggapan mereka disekap. Mengenai Marni Baun yang meninggal dunia itu, kata Sutri, karena sakit.“Dia sakit maag,” kata Sutri.Polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai evakuasi ini, karena masih mendudukkan persoalannya. Mereka masih menggali informasi mengenai aktivitas dan perlakuan pemilik rumah terhadap para pekerja itu. "Majikannya sudah diamankan sekarang di Polresta Medan" ujar Kanit Reskrim Polsek Deli Tua, Iptu M Sitepu, kepada wartawan, Minggu sore.Dikatakannya, polisi telah melakukan pengembangan atas kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan oleh majikan korban."Kalau tewas karena disekap masih kita dalami, kalau informasi yang kita terima korban tewas karena sakit maag, lalu diantarkan ke rumah sakit di situ meninggalnya," kata Kanit.Informasi diperoleh jenazah korban kini sudah dipulangkan ke kampung halamannya di Kupang NTT. (detikcom/A12/d)


Tag:

Berita Terkait

Headlines

Polisi Tangkap Tersangka Pembunuhan Nuriani Sinurat di Samosir

Headlines

Buang Sabu ke Aspal, Pria di Siantar Barat Dibekuk Polisi

Headlines

Dua Pemuda Ditangkap di Teras Rumah, Polisi Temukan Dua Paket Sabu

Headlines

Arus Lalu Lintas Ke Kawasan Kantor Wali Kota Medan Ditutup Total

Headlines

Curi iPhone di Warkop Halat, Seorang Jukir Diringkus Polsek Medan Area

Headlines

Respon Cepat Laporan 110, Polisi Amankan Pria Bawa Tiga Meteran Air di Siantar Utara