Kapoldasu : Selain Kemacetan, Pengguna Jalan Saat ini Juga Merasa Tidak Aman Akibat Tindak Kejahatan

- Kamis, 13 Maret 2014 12:01 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/03/hariansib_Kapoldasu---Selain-Kemacetan--Pengguna-Jalan-Saat-ini-Juga-Merasa-Tidak-Aman-Akibat-Tindak-Kejahatan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Ilustrasi
Medan (SIB)- Berbagai dinamika permasalahan dihadapi pengguna jalan di Sumut. Selain tingginya tingkat kemacetan lalu lintas, pengguna jalan juga merasa tidak aman dan nyaman dari berbagai tindak kejahatan. Hal itu disebutkan Kapoldasu Irjen Pol Syarief Gunawan dalam sambutannya yang dibacakan Wakapoldasu Brigjen Pol Basarudin dalam Work Shop Penjabaran Inpres Nomor 4 Tahun 2013, di Hotel Arya Duta Medan, Rabu (12/3).Ia mengatakan, bila kondisi itu tidak ditangani dengan kerja keras dan kesungguhan, akan sangat rawan terjadi lakalantas dan berpotensi meningkatnya jumlah korban, termasuk yang meninggal dunia."Apalagi, dalam waktu dekat ada tahapan Pemilu kampanye terbuka yang akan memobilisasi massa dalam jumlah banyak, serta menggunakan berbagai angkutan, yang biasanya kurang memerhatikan faktor keselamatan," jelasnya.Berbagai dinamika permasalahan itu, lanjutnya, menjadi tugas kepolisian bersama pilar rencana umum nasional keselamatan antara lain Kementerian PPN/Bappenas, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kemenhub, Jasa Marga dan Dinas Kesehatan.Dilanjutkan, melalui penjabaran Inpres No 4 Tahun 2013, tentang program dekade aksi keselamatan jalan, seluruh pihak terkait diharap bertindak lebih koordinatif dan terpadu.Sementara itu, Asisten Sekda Provsu Hasiholan Silaen mengatakan, keselamatan di jalan merupakan prinsip dasar. Saat ini,  peningkatan keselamatan jalan harus ditingkatkan untuk menekan angka kecelakaan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.Ia menjelaskan, menurut data yang dimiliki World Health Organization (WHO), untuk tahun 2009, sebanyak 1,3 juta jiwa menjadi korban kecelakaan, dengan kalkulasi 3500 orang meninggal setiap hari. Menurutnya, bila tidak ada penanganan, dikhawatirkan jumlah itu akan meningkat 2 kali lipat setiap tahunnya."Saat ini, kecelakaan merupakan salah satu penyebab kematian setelah penyakit stroke, jantung dan paru-paru," ujarnya.Dalam work shop yang mengambil tema  "Mengimplementasikan Inpres 4 Tahun 2013 Kita Wujudkan Kamseltibcar Lantas Mantap Guna Mendukung Pemilu Tahun 2014" itu, dijabarkan manajemen keselamatan jalan sesuai pilar I Inpres No 4/2013 berfokus pada  penyelarasan dan koordinasi keselamatan jalan, protokol kelalulintasan kendaraan darurat, riset keselamatan jalan, survailans cedera dan sistem informasi terpadu, dana keselamatan jalan, kemitraan keselamatan jalan, sistem manajemen keselamatan angkutan, serta penyempurnaan regulasi keselamatan jalan. (A23/d)Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 13 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.


Tag:

Berita Terkait

Headlines

Kapolda Sumut Pimpin Upacara Penutupan dan Pelantikan 150 Bintara Polri di SPN Hinai

Headlines

Kapolda Sumut Cek Pos Pengamanan Nataru di Bandara Kualanamu

Headlines

Kapoldasu Resmikan SPPG Perdana Bhayangkari di Kabupaten Toba

Headlines

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto Dianugrahi Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama

Headlines

SMA Methodist Perbaungan Menang Telak atas SMA Cahaya Medan di Kapoldasu Cup 2025

Headlines

Kapolri Didesak Turun Tangan Usut Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Rahmadi