2016, Sumut Proyeksikan APBD Rp 8,4 Triliun

Kondisi Keuangan APBD Sumut Diprediksi Stabil 2017

- Sabtu, 26 September 2015 10:29 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Sekdaprovsu Hasban Ritonga mengatakan, Pemprovsu menargetkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2016 sebesar Rp 8,4 triliun. Angka ini tidak jauh berbeda dengan Perubahan APBD Sumut tahun 2015 yang juga Rp 8,4 triliun."Target murni APBD 2015 kan Rp 8,6 triliun. Realitanya Rp 8,4 triliun di P-APBD," ujarnya saat ditanya wartawan di kantor Gubsu, Jumat (25/9).Dalam kesempatan itu, Sekdaprovsu juga tidak mau mengomentari statemen Ketua DPRDSU  Ajib. Shah yang terbit di sejumlah media cetak di Medan,  dan ia lebih memilih fokus bekerja, sehingga ke depan pembangunan di Sumut bisa berjalan dengan baik. Hasban juga mengatakan pihaknya tidak ingin menargetkan APBD Sumut di luar kemampuan Pemprovsu. Namun pada akhirnya harus dikurangi, seperti di PAPBD 2015 yang berkurang sekitar Rp260-an miliar.Dia menyebutkan, Rp 8,4 triliun itu juga karena ada kenaikan pada alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sementara di pos Dana Alokasi Umum (DAU) terjadi pengurangan. "Murninya dua minggu ke depan diserahkan, ya untuk R-APBD 2016. Diserahkan ke DPRD Sumut melalui kesekretariatan dewan untuk diagendakan pembahasannya," terangnya.Dia melanjutkan, kalau Perubahan APBD 2015 diharapkan paling lambat disahkan akhir Oktober, maka untuk R-APBD 2016 diharapkan paling lama disahkan akhir Desember. Saat ini, dewan dan Pemprovsu berupaya mempercepat pengesahan P-APBD 2015.Sekdaprovsu mengatakan DPR selama ini proaktif berkoordinasi dengan Pemprovsu dalam mengupayakan penyelesaian PAPBD 2015 maupun RAPBD 2016.Pihaknya berharap, di tahun anggaran 2017 keuangan Pemprovsu sudah pulih kembali. Karena pada tahun itu ditargetkan utang-utang Pemprovsu sudah terbayar. "Tidak ada utang, sehingga APBD akan lebih banyak untuk kegiatan pembangunan," pungkasnya.Sebelumnya Plt  Gubsu H Tengku Erry Nuradi menyebutkan anggaran Provsu sangat memprihatinkan.Dia mengatakan APBD sebesar Rp 8 triliun banyak yang numpang lewat. Misalnya, seperti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencapai Rp 2 triliun, gaji pegawai Rp 1,1 triliun, kewajiban bagi hasil pajak sekitar 1,5 sampai 1,7 triliun per tahun. "Sisanya hanya Rp 3,2 triliun. Sementara utang Pemprovsu mencapai Rp 2,14 triliun. Kalau dibayar semua, tidak ada untuk belanja," katanya.Dia menjelaskan kondisi ini merupakan akumulasi sejak 2011. Pemprovsu berharap, 2015 masih bisa bertahan dengan anggaran yang demikian memprihatinkan.Dia memprediksi kondisi keuangan APBD Sumut akan stabil pada 2017. "Akibat kondisi keuangan Pemprovsu yang memprihatinkan,  banyak pembangunan berbagai sektor terkendala. Di antaranya, dana pembinaan olahraga yang minim sehingga prestasi juga minim," katanya mengakhiri. (A14/f)


Tag:

Berita Terkait

Headlines

Sambut Ramadan, Satlantas Polres Tebingtinggi Gelar Doa Bersama dan Santuni Puluhan Yatim

Headlines

Sembunyikan Sabu di Kotak Rokok, Terduga Bandar Narkoba Diringkus Polres Binjai

Headlines

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Headlines

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Headlines

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Headlines

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu