Singapura (SIB) -V Kanon akhirnya merilis lagu untuk edar Asia. Di bawah bendera Warner Music Singapore, anak Medan, Sumut itu melaunching lagu Soba dalam genre akustik pop Jepang dan Vivid Girl dalam format pop Jepang. Lagu dalam dua versi bahasa - Jepang dan Inggris - bahkan diedar secara global melalui iTune, Spotify, Apple M dan lainnya.Dari negeri kota itu, Hansen Theo, manajer V Kanon, Selasa, (2/5), menjelaskan via jejaring sosial bahwa capaian V Kanon tersebut bukan klimaks, melainkan berjalan mengalir sebab apa yang dinyanyikannya adalah karyanya sendiri. "Dengan demikian, lagu yang dibawakan sesuai dengan warna suara dan selera anak muda sekarang," jelasnya.Dalam membawakan lagunya dalam bahasa asing, V Kanon mengalir begitu saja dengan feel memesona sebab memahami makna terdalam lagu dimaksud. "V Kanon baru kembali dari Jepang. Finalisasi lagu di Singapura dan Kamis, (4/5) berada di Medan untuk jumpa wartawan. "Medan adalah kota kelahirannya dan V Kanon memiliki nostalgik di sana," jelas Hansen Theo.Menjadi solois, bukan langkah utama V Kanon karena sebelumnya menekuni genre cosplayer. Ia menjadi perempuan cosplayer pertama Indonesia yagn memenangi perlombaan tingkat dunia di Singapura. Dunia penampilan lewat busana dan aksesoris tokoh animasi tersebut mengantarkannya harus keliling Asia Tenggara dan Jepang. Bahkan oleh perusahaan terkemuka dari negeri matahari tersebut, V Kanon didaulat menjadi brand ambasador.V Kanon kemudian merilis lagu Korea dan Jepang untuk kawasan Asia Tenggara. Dengan diedar melalui jejaring sosial dunia, lagu perempuan yang bila bicara dengan intonasi tembut itu mengglobal.Sama genrenya untuk lagu terdahulu, di lagu terbarunya V Kanon mengeksplorasi kemampuannya hingga menjadikan Soba dan Vivid Girl bernilai lebih. Sebelumnya, melalui lagu genre imaji pop dalam bahasa Jepang, Nakushita dan Soba Ni Ite, V Kanon terasa sangat bukan Indonesia. Soalnya, aliran tersebut sangat identik dengan ras Asia Timur khususnya Jepang, Korea dan Tiongkok. "Kali ini kiranya lebih mengglobal," cerita Hansen Theo.Pria yang di Tanah Air selalu menjadi juri mencari bakat muda tersebut itu memastikan, meski kini menjadi penyanyi tapi V Kanon tidak meninggalkan cosplayer yang kadung melekat dengannya. Hanya saja, berada dalam dalam Warner Bross, waktu V Kanon bakal tersita lebih banyak. Sama seperti artis dunia - yang berada di bendera yang sama seperti Michael Buble, Michael Learn To Rock, Cold Play dan sejumlah legendaris dunia seperti Phil Collins dan Rod Stewart - V Kanon pun ingin mengeksplor dirinya masuk dalam industri kreatif dunia. (T/R10/h)