Bom Panci yang Dikirim Diledakkan, Artis Rey Utami: Suami Saya Tak Punya Musuh

- Jumat, 23 Juni 2017 19:38 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir062017/hariansib_Bom-Panci-yang-Dikirim-Diledakkan--Artis-Rey-Utami--Suami-Saya-Tak-Punya-Musuh.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
Pablo Putera Benua dan istrinya, Rey Utami.
Cibubur (SIB) -Rey Utami tak menyangka kediamannya di kawasan Sentul Bogor mendapatkan teror bom panci. Presenter itu sempat shock dan kaget karena teror bom panci kerap kali dilakukan oleh teroris. "Saya shock banget dan enggak nyangka di bulan suci ini. Apalagi mau Lebaran ada orang berbuat sekeji ini pada suami saya," ujarnya, Kamis (22/6).Teror bom panci itu memang ditujukan kepada suaminya, Pablo Putera Benua. Padahal, menurutnya, suaminya tidak pernah memiliki musuh. "Siapapun orangnya saya berharap mendapatkan hidayah di bulan penuh berkah ini," sambung Rey.Teror bom panci yang sempat menghebohkan kembali terjadi. Kediaman pasangan artis Rey Utami dan suaminya Pablo Putra Benua di kawasan Sentul, Bogor dikejutkan dengan teror bom panci. Kejadiannya sendiri terjadi Rabu (21/6) malam. "Jadi awalnya ada yang gedor pintu teras belakang rumah. Kita sudah di atas mau tidur sekitar jam 10-an lah, setelah itu saya turun dan nggak melihat ada siapa-siapa, tapi saya aneh ada panci di taman belakang rumah saya. Saya bawa masuk dan terasa berat, yang lebih aneh lagi ada tulisan di bawahnya, langsung saya ketakutan, saya letakkan di teras dan telepon polisi," ujar Pablo seperti diberitakan SCTV.Untung saja Pablo bertindak cepat. Setelah melapor, polisi pun bertindak cepat. Tim penjinak bom (Jihandak) lantas mengamankan bom panci tersebut. "Setelah Kapolres Bogor datang, panci dibawa keluar, dan dibawa ke danau yang nggak jauh dari rumah. Saat dibuka, meledak sampai 3 kali. Syukurlah tidak terjadi di rumah," ujar Pablo yang berharap polisi bisa segera memeriksa teror bom panci ini dan menangkap pelaku teror. Apalagi hal ini menyangkut keselamatan keluarganya. "Kalau sudah seperti ini nggak bisa didiamkan, barang bukti sudah diamankan di Polres Bogor juga. Semoga bisa segera diinvestigasi oleh kepolisian, karena tinggal menghitung hari sudah Lebaran," ungkap Pablo. "Saya berharap agar kepolisian bisa segera menangkap pelaku tersebut, karena hal ini bukan cuma meresahkan tapi juga sangat mengancam keselamatan saya dan keluarga," tambahnya.Ia sangat menyayangkan adanya teror yang dikirim ke rumahnya. Apalagi, kejadian ini terjadi jelang Lebaran. "Orang lain mau Lebaran pasti bahagia karena bisa kumpul dengan keluarga, masak ia saya Lebaran bukannya bahagia malah ketakutan karena diteror bom panci begini," tutupnya. (T/R10/h)


Tag:

Berita Terkait

Hiburan

Biaya Pengobatan Siswa di Dairi yang Diduga Keracunan MBG tidak Dibebankan Kepada Orangtua

Hiburan

Polres Belawan Sosialisasikan Kamseltibcar Lantas di Medan Deli

Hiburan

Sumut Miliki 283 Ribu Hektare Lahan Tidur, Pemilik Diimbau Jadikan Produktif

Hiburan

Polsek Binjai Timur Ringkus Pelaku Pencurian Mesin Air dan Sepeda BMX

Hiburan

Rektor: Persiapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045

Hiburan

DPRD dan Pemkab Paluta Tegaskan Tak Ada Peninjauan Ulang Tapal Batas Paluta-Palas