Jakarta (SIB) -Qorygore memublikasi perjalanan uji nyalinya, berkelana ke Hutan Aokigahara. Tetapi, vlogger asal Indonesia menuai kecaman karena merekam jasad korban bunuh diri. Video diunggah 2 Desember 2018 dalam judul "Terlalu Barbar! Di Aokigahara Jepang Berujung Ngilang" dan telah dihapus pihak YouTube. Kata "Barbar" sekaligus merujuk ke nama manajemen Qory.
"Kalau nemu yang aneh-aneh, kabarin. Tapi kalau ada mayat, gue terbitkan (videonya), enggak disensor. Gue rebel sekarang! Anaknya rebel," kata Qory.
Dalam wawancara dengan vlogger Eno Bening, Qory menyebut bahwa dia sengaja menjadi karakter "tengil" demi membuat video Aokigahara versinya menarik.
Pada bagian tengah, rekannya Alvin mengajak mereka bermain petak umpet. Namun, entah bagian dari skenario atau bukan, Qory sengaja masuk lebih jauh ke area terlarang.
Ketika Qory menemukan jenazah, dia bereaksi dengan mengumpat.
Vlogger Eno Bening mengunggah obrolan debat dengan Qory terkait kasus video Aokigahara. Qory mengklaim dia telah mendapat izin untuk masuk hutan dan merekam video. Izin didapat lewat perusahaan pemilik aplikasi Viyu Tokyo yang mengajak mereka bekerja sama. "Secara umum, dengan karakter gue seperti itu, ya gue wajarin lah kalau gue memancing dan diperdebatkan warganet," ujar Qory dengan anggapan bahwa letak kontroversinya terletak di karakter tengilnya. "Gue juga respect di situ, cuma beda karakter saja," siar MedCom.id, Rabu (5/12). "Kalau memang gue salah, ya sudah gue revisi saja kesalahan gue," imbuh Qory ketika ditanya apakah dia menyesal. (T/R10/h)