Parapat (SIB)
Ketua Umum Persatuan Wanita (PW) Gereja Pentakosta (GP) Pdm EM Br Aritonang STh menjadikan kidung gerejawi meneduhkan hati dan menyejukkan jiwa. Ketika menghadiri Rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Gereja Pentakosta 2020 di Hotel Hermina Retreat Parapat - Simalungun, Selasa (11/2), putri mantan pejabat di Keresidenan Tapanuli itu aktif mengikuti bersama pendeta dan Gembala Jemaat GP Se-Indonesia.
Menurutnya, bila kidung dilantunkan sepenuh hati, tak hanya membawa kebahagiaan bagi penyenandungnya. “Jiwa menjadi sejuk pun menciptakan hati menjadi damai. Kata orang-orang, saya sudah sepuh, tapi masih kuat untuk mengembala. Ke pelosok Indonesia,†ujarnya.
Pdm Emy Aritonang menjadi satu dari sedikit pengembala yang masih melayani ke pelosok negeri di usia yang mencapai 80 tahun. “Roh kodus itu mahakuat. Semakin individu melayaniNya, semakin memberi berkat kesehatan. Justru kalau berdiam diri di rumah, badan jadi lemas. Malas bergerak,†ujarnya sambil menunjuk kegiatannya di rumah bila tidak beribadah, terus berlatih kidung pujian dan main musik.
Di kepengurusan yang dipimpinannya, Pdm Emy Aritonang paling senior. Sebagai nakhoda ia didampingi sejumlah wanita pekerja gerejawi dari kalangan muda seperti Pdm Ny P Situmorang, Pdm EM Br Butarbutar STh, Ny Pdt Ev SH Siburian/Br Simbolon, Gembala Sidang GP Titipapan Medan Labuhan Pdt S Br Tarihoran dan Ny Janter Sirait SE/Br Simbolon. "Berkidung indah cerminan menghamba padaNya," tambah Pdm Emy Aritonang.
Humasy Panitia Pbs Hamonangan Sinaga SPd menambahkan, Rapimnas diadakan dua hari. Selain kegiatan gerejawi, diikuti syukuran di mana Ketum PWGP terlibat aktif dalam setiap kegiatan termasuk dalam hiburan yang diisi nomor keberuntungan. “Ketum PWGP berkontribusi untuk hadiah bagi yang beruntung. Tapi sebagian besar peserta sepertinya dapat,†ujar Sekretaris GAMKI Deliserdang itu didampingi Gr Ir I Sitanggang, Gr Drs Tua Abel Sirait, Pimpinan Daerah Sumatera Timur II Pdt P Situmorang MTh dan Sekretaris Pdt Drs H Tampubolon MPdK. (rel/R10/f)