Dubai (SIB)
Seorang pemuda Prancis yang dijuluki ‘Iron Man’ terbang di langit Dubai, Jumat (14/2). Lepas landas dari tanah, pria bernama Vince Reffet itu melesat hingga ketinggian 1.800 meter. Reffet beserta kolaboratornya, yang dikenal dengan julukan Jetmen, benar-benar mencapai skala baru ketinggian. Kali ini dengan bantuan jetpack dan sepasang sayap, wingsuit. Mereka melakukan pertunjukan udara, "merobek" angkasa dengan kecepatan tinggi.
Reffet mulai terbang melayang 5 meter di atas perairan dangkal sebening kristal di pesisir Dubai. Hanya dalam hitungan menit, mereka melesat ke udara dan melintasi cakrawala kota. "Kami berhasil menyelesaikan rekor perdana, auto-terbang 100 persen, bersama Jetman Dubai, yang lepas landas sebelum melonjak ke altitude terbang 1.800 meter," demikian pernyataan Expo 2020 Dubai yang disiarkan HarNas, Rabu (19/2).
Expo 2020 Dubai merupakan pameran dagang raksasa yang akan dibuka Oktober 2020. Sebelumnya, barisan Jetmen pernah melesakkan diri ke udara dengan melompat dari platform tinggi. "Hasil kerja tim secara menyeluruh karena setiap langkah kecil menghasilkan sesuatu yang besar. Semua direncanakan dengan baik dalam sepersekian detik. Saya senang dengan pencapaian ini," ujar Reffet dalam pernyataan.
Target berikutnya, kata Reffet adalah mendarat tanpa parasut. "Kami masih memikirkan bagaimana caranya."
Sepasang sayap dari serat karbon yang dikenakan Reffet dilengkapi empat mesin mini bertenaga jet. Perlengkapan ini dikendalikan oleh gerakan pilot (penggunanya) dan mampu mencapai kecepatan 400 kilometer per jam.
Reffet dan kawan-kawan tandem-nya bahkan melesat bersama ke atas Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia, baru kemudian melayang di samping Emirates Airbus A380. Tahun 2019, Reffet dan temannya, Fred Fugen, menjajal kemampuan mereka melewati gapura lengkung ‘Gerbang Surga' di pegunungan Provinsi Hunan, China. (T/R10/q)