Los Angeles (SIB)
‘Evermore’ memuncak chart album Billboard 200. Mulai 16 Januari, lagu Taylor Swift itu berada tiga minggu berturut di tangga puncak. Pencapaian itu menjadi 51 minggu kumulatif posisi puncak di seluruh dunia. Prestasi tersebut sama yang diukir Michael Jackson di puncak chart. Meski demikian, keduanya belum melampaui raihan prestasi The Beatles (rekor 132 minggu), Elvis Presley (67), dan Garth Brooks (52).
Album Swift yang berada di puncak adalah ‘Fearless’ (11 minggu, 2008-09), ‘Speak Now’ (6 minggu, 2010-11), ‘Red’ (7 minggu, 2012-13), ‘1989’ (11 minggu, 2014-15), ‘Reputation’ (4 minggu, 2017-18), ‘Folklore’ (8 minggu, 2020) dan ‘Evermore’ (tiga minggu, 2020-21). Satu-satunya albumnya yang mencatat satu minggu tunggal adalah ‘Lover’ pada 2019.
Tangga lagu Billboard 200 memberi peringkat album paling populer dalam seminggu di AS berdasarkan konsumsi multi-metrik yang diukur dalam unit album yang setara. Unit terdiri dari penjualan album, album setara lagu (TEA), dan album setara streaming (SEA).
The Beatles mencetak rekor tersebut dengan 19 album yang mereka hasilkan. Band asal Inggris itu terakhir berada di puncak chart Billboard pada 2000-2001 dengan album bertajuk ‘1’ selama 8 minggu di puncak daftar.
Presley, yang meninggal pada 1977, memiliki total 10 pemuncak tangga lagu dan terakhir berada di peringkat puncak chart pada tahun 2002 dengan set ‘Elv1s: 30 #’ 1 Hits terbaik, yang menguasai posisi pertama selama tiga minggu. Brooks memiliki sembilan album untuk bisa menempati peringkat ketiga chart Billboard tersebut.
Brooks terakhir berada di posisi terdepan pada 2013 selama satu minggu dengan album set kotak ‘Blame It All On My Roots: Five Decades of Influences’. Sedangkan Jackson memiliki enam album yang bisa menguasai posisi puncak chart. Namun, OkeZone.Com melaporkan, sebagian besar rekor tersebut atau selama 37 minggu ditorehkan oleh album ‘Thriller’ pada 1983-84. Jackson terakhir di puncak chart Billboard dengan soundtrack Michael Jackson's This Is It pada 2009 (selama satu minggu). Itu dirilis beberapa bulan setelah kematiannya. (T/R10/f)