Medan (SIB)
Jazzer Frederick ‘Edi’ Giri wafat, Minggu (4/9). Berita kepergian pria “perintis” genre musik yang identik dengan warga Afro-Amerika di Medan itu memenuhi hampir seluruh lini media sosial.
Ada sih yang tak percaya. Sebabnya, pada Sabtu (3/9), Edi Giri masih mengirim pesan doa via akunnya. Memang, ada yang minta dukungan doa sehubungan pria yang menransformasikan hidupnya dari dunia entertainment ke pelayanan itu dalam perawatan sebab kanker. Seperti yang dicuit Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Maluku Satu Rasa (M1R) Salam Sarani (SS) Sumut, Stenly Hahuri.
Grup Komunitas Cinta Yesus (KCY) IAFEN pun melakukan hal serupa. Ketuanya Guntur Manurung meminta doa dari publik agar kuasa-Nya mengurapi Edi Giri.
Di foto yang diunggah, sang biduan terbaring dengan mendekap Injil. Ia terlihat senyum.
Akun sejumlah artis pun mengungah hal serupa. Seperti Ekky Soplanit. Dedengkot Analekta Band itu pun mengunggah foto Edi Giri saat masih naik-turun panggung. “Bung Edi Giri berjasa bagi kehidupan keartisan, termasuk membidani lahirnya sejumlah band,” tulis pria yang suaranya sepanter Melky Goeslaw (+) tersebut.
Minggu (4/9), doa semakin khusyuk dipanjatkan. “Edi Giri sudah mendahului kita,” tulis St Marihot Sormin di grup WA.
St Marihot Sormin adalah adik Ev James Ganda Sormin (+) yang adalah teman dekat Edi Giri. Ev JG Sormin dan Edi Giri adalah dua sosok yang sangat kokoh mendirikan kumpulan doa. Bahkan melayani hingga sampai ke pelosok negeri, ke rumah-rumah tahanan untuk melawat warga yang sedang menjalani hukuman.[br]
Rintisan Ev James Ganda Sormin dilanjutkan istrinya St Refina Hutapea. Setelah kabar wafatnya menyebar, publik mengidungkan puji-pujian di kediaman Edi Giri.
KCY IAFEN dengan rombongan besar melakukannya. Mulai dari Karya Bakti Sitepu, Merry Simanungkalit, Eddin Sihaloho, Betty Sidauruk, Rusliana Sianipar serta sejumlah pengerja gereja. Hal serupa dilakukan M1R SS Sumut.
Dalam rombongan itu ikut serta JA Ferdinandus, tokoh pemuda Nenong Haurissa, mantan atlet nasional Joseph ‘Usek’ Lumy, Nathan Biloro, Hengky Pesolima, Edi Hehanussa, Peggy Ferdinandus dan Epi Pesolima termasuk Maurizt Warella.
Menurut rencana, jasad Edi Giri dimakamkan di Taman Eden Tanjungmorawa setelah diprosesi di GKPI Pamen Padangbulan tempat almarhum melayani-Nya. (Instagram /Facebook /R10/a)