Deliserdang (SIB)Ev Adv Paraduan Pakpahan SH menerima “tantangan” bernyanyi di hajadan kaum buruh. Apalagi duet dengan Rony Parulian Nainggolan. Lagu yang dibawakan “Boru Panggoaran” yang berisi filosofi kehidupan Bangso Batak. “Lagu tersebut juga identik dengan saya,” ujar pria kelahiran Pansurnatolu, 23 Agustus 1973, yang menjabat Ketua DPC FSB Garfeks KSBSI Medan - Deliserdang, itu saat hendak kolaborasi dengan juara tiga Indonesian Idol 2024.Bernyanyi baginya pun tak sekadar hobi tapi memiliki makna dalam. Soalnya, dalam ibadah di agama yang dianutnya, berkidung mendominasi. Sejalan dengan itu, sejumlah jabatan religi dan sosial ditekuninya.Selain organisasi buruh, ia pengurus Bamagnas Sumut dan Yayasan Hope Indonesia. Pada Kamis - Jumat (20-21/7), dikukuhkan oleh Ketua Umum Yaski Pdt Dr Japarlin Marbun MTh sebagai Direktur Eksekutif Yaski Sumut yang bertugas menampung dan menyalurkan donasi warga Kristen untuk kesejahteraan gereja.Di organisasi tersebut Ev Paraduan Pakpahan menggaet sejumlah orang populer. Di antaranya dr Maria Magdalena Pandiangan SH MH dan Siti Aminah Perangingangin.Dua nama itu adalah sosok populer dengan kiprahnya. Maria Pandiangan, misalnya. Selain dikenal sebagai pekerja kesehatan juga seorang investor. Siti Aminah adalah politisi senior yang mantan ketua DPRD Karo dua periode dan sekarang fokus pada kegiatan memberdayakan koperasi bagi warga marjinal ekonomi. “Sudah kewajiban bagi saya. Jika terjun dalam satu hal, harus total. Sama halnya dengan Yaski yang di dalamnya ada ‘salib’ yang harus dipikul. Jadi harus total,” sebutnya.Apa yang dilakukannya mengikuti tokoh idolanya Rekson Silaban. “Rekson Silaban itu mengajari saya untuk total dan fokus pada pekerjaan. Itulah kunci suksesnya hingga Presiden Joko Widodo mengangkatnya sebagai Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan 2016 - 2021.Berteman dengan aktivis GMKI itu yang membuat Ev Paraduan Pakpahan memahami persoalan buruh. “Saya pun memelajari buruh dunia lewat kiprah Rekson Silaban di World Confederation of Labour (WLC), dan melalui afiliasi baru International Trade Union Confederation (ITUC) yang berpusat di Belgia,” ujarnya.Untuk religi, lanjutnya, ia selalu menimba ilmu dari Ketua DPW Bamagnas Sumut (C) Dr Ruben Silalahi. “Ketua Bamagnas Sumut itu ‘membawahi’ belasan gereja di dalam dan luar Indonesia. Keistimewaannya, ia memimpin dari Berastagi di Tanah Karo. Artinya, tinggal jauh dari pusat kekuasaan bukan alasan untuk tak menjadi pimpinan,” tegasnya.Dengan jati diri dan keoptimisan serta terus berpegang pada-Nya, Ev Paraduan Pakpahan optimistis tetap diberkahinya. (Facebook /Instagram /R10/r)