Medan (SIB)Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Purn) Karev Bakti Nusa Marpaung SSos MM semakin intens membimbing dan mengedukasi milenial termasuk Generasi-Z untuk memahami dan menyayangi warisan leluhur. Menurutnya, dengan memahami kekayaan budayanya, maka akan timbul rasa sense of belonging. “Itulah satu dari banyak modal untuk menjayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” simpulnya saat pertemuan lintas organisasi di satu rumah persinggahan eksklusif di Ring Road Medan, Rabu (10/1).Di pertemuan itu hadir Dr Bishop Asaf Marpaung, pimpinan Markaz Majelis Sholawat Ahlul Kirom Kiai Haji Khambali, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Antartika Sumut, Dedy Richardus Sihombing, serta sejumlah aktivis. “Bila semuanya sama-sama melestarikan dan bersama-sama pula memedomani sesuai kearifan lokal masing-masing, pasti silaturahim semakin erat. Sama halnya dengan religiunitas pribadi per pribadi. Harus saling menghargai dan menghormati hingga timbul rasa persaudaraan,” tambah mantan Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Danpussenarhanud) Komando Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) Tentara Nasional Indonesia (TNI) tersebut.Di militer, lanjutnya, di mana perintah atasan adalah keharusan, juga dibudayakan untuk saling menghargai dan menghormati budaya masing-masing. “Sebab, jika sudah memiliki dasar religi yang kuat tapi tidak sempit, pasti menghormati keyakinan yang dipeluk pihak lain,” tambahnya. “Perlu dipahami, NKRI ini berdiri berkat kerja sama individu atau kelompok yang berbeda latar belakang tapi dipersatukan dengan keyakinan merdeka,” simpul calon anggota legislatif Partai Perindo dari daerah pemilihan Sumut 1 tersebut.Ia mengajak generasi muda untuk menguatkan persaudaraan berbasis masionalisme keindonesiaan. (**)