Medan (SIB) -Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kesiapan advokat menjalankan profesi sebagai penegak hukum sesuai perkembangan bisnis dan dinamika masyarakat pencari keadilan, DPC AAI (Assosiasi Advokat Indonesia) Medan bekerjasama dengan Microsoft mengadakan seminar modern Law Firm sekaligus pelatihan (training) dengan topik "Advokat Di Era Transformasi Digital" di Hotel Emerald Garden Medan, Jumat (16/3) lalu.Acara yang dibuka resmi oleh Sekretaris DPC AAI Medan Yimmer Siagian SH mewakili Ketua DPC AAI Medan Dr H Hakim Tua Harahap SH MH,menghadirkan para pembicara yang ahli dibidangnya yaitu,Deon Oswari(Territory Manager SMB Microsoft Indonesia), Felensita Vina(Customer Engadgement Manager Microsoft Indonesia dan MR Akfash Talibu(Assistant General Manager Tech One Global Srilangka) dengan peserta para advokat di Medan.Menurut Yimmer Siagian, kegiatan kerjasama bidang pelatihan advokat di Medan ini merupakan rangkaian program kerja yang sudah dicanangkan Hakim Tua Harahap sejak awal dirinya terpilih sebagai Ketua DPC AAI Medan,sebagai wujud dari komitmennya ingin meningkatkan dan mempersiapkan keperluan advokat sejak dini seiring perkembangan kemajuan bisnis dalam kaitannya dengan profesi advokat dalam dan luar negeri. "Kita berterima kasih karena Microsoft dari Jakarta mau bekerjasama dengan AAI Medan, sehingga diharapkan advokat mampu menggunakan tekhnologi dalam memperlancar tugas tugas sebagai advokat. Sebab kita tidak mungkin bertahan dengan cara kerja manual," kata Yimmer didampingi Advokat Yance Aswin SH MH.Yance Aswin yang sudah lebih dulu menikmati manfaat Microsoft ini mengatakan, dengan Microsoft ini advokat mendapatkan sedikitnya 3 keunggulan yang paling utama. Pertama, dapat mengamankan data/dokumen dari kantor advokat yang bersangkutan baik soal perkara, legal drafting dan argumentasi argumentasi yang sedang berlangsung. Pengaksesannya dapat dilihat dimana saja dan kapan saja sehingga saat dibutuhkan tidak ada kendala dalam hal kepastian dokumen yang ada.Kedua, integritas dari pada kantor hukum itu dapat diakses para member atau klien. Dan ketiga, terbuka secara luas memperkenalkan kantor hukum yang bersangkutan dalam skala yang besar sehingga calon klien bisa benar benar trans percaya bahwa advokat tersebut punya integritas yang tinggi. Territory Channel Manager Microsoft Indonesia Deon Oswari mengatakan, mereka menawarkan tekhnologi digital yang aman, begitu juga ketika ingin menemukan dokumen yang tersembunyi, tetapi dibutuhkan mendesak. Hal itu dengan mudah dapat dicari bila tersimpan di Microsoft 365. "Kami menawarkan penyimpanan data maupun dokumen bagi karyawan yang bekerja mobile atau perusahaan yang memiliki banyak cabang," katanya. Sebelumnya Yimmer menginformasikan, peserta seminar yang berlangsung satu hari ini sangat terbatas yaitu sekitar 60 kursi. Dan untuk Medan baru ini pertama kali organisasi advokat mengadakan kerjasama dengan Microsoft. (BR1/l)