Labuhanbatu (SIB) - Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bertindak tegas dalam memberantas koruptsi dan menahan para koruptor agar diberikan dukungan guna mewujudkan supremasi hukum di Indonesia. Demikian dikatakan Komunitas Syalom Plus Labuhanbatu kepada wartawan, Sabtu (9/8) lalu usai pertemuan rohani di Rantauprapat, terdiri dari Pdt Thomson Siallagan MPdk, Pdt Drs Petrus W Sigalingging MPdk, Pdt CH Pasaribu, Pdt Omson Simamora STh MMin dan Pdt Doritz Bidould Tampubolon SH menyikapi kinerja KPK di bawah kepemimpinan Abraham Samad terkait tindakan tegas KPK menahan para koruptor patut diberi dukungan.Sebenarnya untuk menegakkan hukum di Indonesia tidaklah sulit, kalau semua pihak mau saling mendukung, tandas Pdt Omson Simamora STh MMin juga Pengurus Daerah GIAT Sumut. Harus ada ketegasan yang salah harus dihukum dan yang benar jangan disalahkan, sebaliknya yang salah jangan dibenarkan. Kalau itu sudah terwujud, maka penegak hukum dalam menjalankan tugas penuh tanggung-jawab dan jujur. Seperti para jaksa dan hakim serta pengacara maupun polisi termasuk penyidik KPK, jangan sampai diatur karena pengaruh materi atau intervensi pihak luar soal penegakan hukum.Pdt Doritz Bidould Tampubolon SH juga Penasihat Hukum dan Rohani sependapat dikatakan Pdt Omson Simamora STh MMin itu, upaya penegakan hukum terhadap praktik korupsi di Indonesia berjalan belum ligat, karena lemahnya komitmen dan integritas unsur penegak hukum itu sendiri. Terbukti timbul istilah ada hakim nakal, jaksa nakal dan pengacara nakal. Kondisi ini menyebabkan munculnya rasa ketidak-adilan masyarakat, yang tidak puas dengan proses penegakan hukum yang terjadi.Kinerja KPK selama ini sudah menunjukkan hasil, karena dapat menahan mantan Ketua MK Akil, mantan Menpora Andi Mallaranggeng, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan sekarang giliran hakim Pasti Serefina Sinaga. Tindakan KPK itu merupakan tugas pokok dalam penegakan hukum di Indonesia.Sebagai penegak hukum tugasnya, wajib mengikis korupsi dan KKN serta kejahatan lainnya demi menegakkan hukum dalam keadilan dan kebenaran sehingga penegakan hukum dapat dirasakan rakyat. Dengan penegakan hukum sebagai panglima, rakyat dapat merasakan adanya keadilan dan kebenaran itu secara objektif dan tidak tebang pilih, timpal Drs Petrus W Sigalingging Gembala Sidang Gereja Kebangkitan Iman Indonesia dan Pdt CH Pasaribu. Memang diakui kata Pdt Thomson Siallagan MPdk dan Pdt Doritz Bidould Tampubolon SH soal korupsi tidak mudah cepat bisa diberantas oleh KPK namun sudah tekad bersama rakyat dan pemerintah membasmi korupsi.KPK diharapkan dapat terus berjuang dalam memberantas korupsi di Indonesia, menjalin kerja sama dengan penegak hukum lainnya untuk membongkar kasus tindak pidana umum maupun khusus, guna mengikis habis mafia hukum di lingkungan peradilan, kejaksaan dan kepolisian, supaya berhasil hukum sebagai panglima dijalankan di Indonesia secara nyata, ujar Pdt CH Pasaribu juga Gembala Sidang Gereja Kristen Baitani dan Pdt Omson Simamora STh MMin kepada SIB. (r4a/i)