Medan (SIB)- Sering pelaku kejahatan Narkoba lebih maju dan lebih pintar akalnya dari pada penegak hukum. Yang belum dijangkau aparat penegak hukum sudah dijangkau duluan oleh mafia Narkoba. Misalnya saja penegak hukum sering terlambat membongkar sindikat penyeludupan Narkoba. Sudah lolos beberapa kali penyeledupannya baru aparat penegak hukum dapat membongkarnya. Hal ini dikatakan, Anggota Komisi A DPRD Medan, Andi Lumban Gaol SH kepada SIB di Medan, Selasa (10/11) lalu. “Bisa kita lihat, pegiriman Narkoba melalui penyeludupan dengan cara-cara tertentu. Yang tidak diduga sebelumnya dimasukkan di alat-alat kontrasepsi, makanan, mainan dan lain-lain. Sebenarnya ini sudah banyak lolos, baru aparat penegak hukum bisa menangkapnya. Sering sekali penegak hukum terlambat dari pelaku kejahatan Narkoba,†ujarnya Dikatakannya, bukan hanya akalnya yang pintar, mafia Narkoba ini pun sudah pintar memanfaatkan oknum penegak hukum. Karena uangnya banyak gampang bagi dia menyuap penegak hukum agar mengalihkan hukumannya, yang tadinya sebagai pengedar menjadi pemakai. Dikatakannya, perbedaan persepsi antara penegak hukum juga memengaruhi tidak tuntasnya kasus Narkoba, ada yang setuju pemakai Narkoba direhabilitasi dan ada juga yang tidak setuju serta mental oknum yang masih sangta lemah akan tergiurnya dengan sogokan. “Jika sesama aparat penegak hukum sudah beda persepsi bagaimana bisa menerapkan hukuman bagi pengedar ataupun pemakai Narkoba, bahkan sesama penegak hukum saja sering mencurigai satu dengan yang lain, bagaimana bisa menuntaskan kasus Narkoba ini,â€katanya Ditambahkannya, sekarang ini sudah banyak oknum penegak hukum yang terlibat langsung dengan barang haram, ada polisi yang terlibat dalam pemakai dan penyeludupan Narkoba, ada jaksa atau hakim pecandu narkoba.†Bagaimana bisa tuntas jika aparat penegak hukum sendiri terlibat di dalamnya,†katanya Lanjut Andi, jika memang ingin menuntaskan kasus Narkoba dimulailah dengan niat dan tekad yang kuat. “Pemberantasan Narkoba harus dilakukan pembersihan internal terlebih dahulu oleh para penegak hukum itu sendiri. Kalau itu sudah betul-betul dapat terlaksana maka niscaya pemberantasan Narkoba yang berada diluar dapat terlaksana dengan baik,†ujarnya. Ia mengimbau para penegak hukum agar benar-benar bekerja adil dan jujur dan tidak terpengaruh dengan sejumlah uang yang ditawarkan. Sangat diperlukan ketegasan dari penegak hukum dalam menerapkan undangundang yang berlaku.†Jenis hukuman sudah tersedia tinggal bagaiaman penegak hukum menerapkannya . Penetapan pelaku sebagai pemakai atau pengedar harus jelas jangan ada main-main disitu karena itu salah satu kunci untuk mengurangi gembong Narkoba,†katanya. (Dik-ECS/h)