Jakarta (harianSIB.com) Masyarakat supaya tidak sembarangan dan berhati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan. Pasalnya, saat ini banyak beredar obat herbal yang dinilai berbahaya bagi kesehatan yang dapat merusak kesehatan jantung dan ginjal.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) Taruna Ikrar mengungkap, sedikitnya ada 10 temuan produk berbahan alam yang berisiko memicu kerusakan jantung hingga gagal ginjal.
Hal ini ditemukan bersamaan dengan penindakan sembilan perkara di Jawa Barat, kebanyakan produk beredar di Bandung hingga Depok.
Produk herbal tersebut mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) sildenafil, fenilbutazon, metampiron, piroksikam, parasetamol, hingga deksametason. Pasalnya, kandungan ini dilarang terkandung dalam obat berbahan herbal lantaran diberikan di bawah pengawasan dokter.
Dalam konsumsi jumlah dosis yang lebih tinggi, seseorang bisa berakhir fatal hingga kematian. Taruna merinci, obat berbahan herbal yang berbahaya dan marak beredar di masyarakat banyak meliputi obat penambah gairah pria, hingga pereda asam urat.
Berikut 10 produk yang diberikan warning BPOM RI:
1. Cobra X2. Spider3. Africa Black Ant4. Cobra India5. Tawon Liar6. Wan Tong7. Kapsul Asam Urat TCU8. Antanan9. Tongkat arab10. Xian Ling
" Obat berbahan alam yang mengandung sildenafil, dijual dengan tujuan merangsang gairah laki-laki, kekuatan stamina. Tetapi perlu diingat kalau kelebihan dosis, ini bisa fatal. Menyebabkan henti jantung," beber Taruna dalam konferensi pers, Senin (7/10/2024), dikutip dari detikHealth.
Menurut Taruna, mengonsumsi obat bahan alam tanpa izin edar dan/atau mengandung BKO sangat berisiko bagi kesehatan. Hal ini, jelasnya, bisa mengakibatkan kerusakan organ tubuh, seperti gagal ginjal, kerusakan hati dan gangguan kesehatan lainnya bahkan kematian.(*)