Komunitas Berbagi Beras Bantu Warga Miskin Tanpa Pamrih

Redaksi - Minggu, 16 Februari 2020 23:27 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_3761_Komunitas-Berbagi-Beras-Bantu-Warga-Miskin-Tanpa-Pamrih.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
komunita.id

Yogyakarta (SIB)

Komunitas yang bertujuan membantu manusia tanpa pamrih bisa dilihat dari Komunitas Berbagi Beras (KBB) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Komunitas ini rutin berbagi logistik seperti beras kepada warga miskin yang berjumlah ratusan.

Zaenuri Koordinator KBB menjelaskan pada hari Minggu (26/1) lalu pihaknya membagikan 4,44 ton beras, paket sembako hingga bantuan korsi roda. "Ada donatur tetap kami yang jumlahnya lebih dari 500. Selalu ada donor setiap bulannya," katanya.

Aksi membagikan beras dan paket lainnya ini sudah dilakukan Komunitas Berbagi Beras dua tahun lalu. Setiap penerima beras 5 kg sudah diseleksi secara ketat oleh komunitasnya. "Bantuannya yang diberikan sesuai kondisi. Penerimanya memang harus masuk kategori miskin mutlak," katanya.

Zaenuri mengatakan bagi penerima yang sangat membutuhkan akan mendapatkan bantuan logistik lainnya. Ada 890 sasaran yang mendapatkan bantuan secara keseluruhan. "Bantuan kami bagi di Kabupaten Bantul, Gunungkidul, Sleman, dan Kulonprogo," ujarnya.

Zainuri menjelaskan, selain membagikan beras komunitasnya juga memberikan bantuan 33 kursi roda bagi warga disabilitas bantuan berupa alat bantu jalan. Dari penyebaran bantuannya lebih banyak menyasar di wilayah Kabupaten Bantul. "Relawan Komunitas Berbagi Beras kami sekitar 200 relawan yang membantu mencari penerima bantuan dan pendistribusian bantuan," tuturnya.

Komunitas Berbagi Beras ini menggunakan ruangan berukuran 8 meter X 10 meter di rumah milik Subardianto di Dusun Bibis, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul. Bardi sapaannya mengaku ikhlas memberikan rumahnya untuk kegiatan Komunitas Berbagi Beras. "Dari pertama komunitas ini berdiri saya berikan ruangan di rumah ini untuk kegiatan (KBB). Setiap minggu kedua akhir pekan pasti aktivitas sibuk," katanya.

Bardi tidak ragu ketika terlibat langsung di kegiatan KBB ditengah kesibukannya menjadi seorang petani. Ia pun selalu siap membantu kegiatan dari KBB. "Aktivitas pagi hari ke sawah, siangnya di sini. Bagi berasnya kan setiap bulan pada minggu kedua," ujarnya.

Bardi mengaku berada dalam KBB merupakan kebanggaan dan panggilan jiwa. Tidak hanya dirinya, total ada sembilan anggota keluarganya yang juga ikut mulai dari dua anaknya, dua cucunya, istri, paman, dan menantunya. "Saya yang penting bisa bermanfaat," tuturnya. (liputan6.com/f)

Berita Terkait

Komunitas

Polresta Deliserdang Gagalkan Peredaran 21 Kg Lebih Sabu, 2 Kurir Ditangkap

Komunitas

Beraksi di Lampung, 3 Perampok Bersenpi Diringkus Tim Gabungan di Batubara

Komunitas

Ramadan Bawa Berkah, Jajanan Pinggir Jalan Diserbu Pembeli

Komunitas

Respon cepat, Polres Tanjungbalai Gerak Cepat Salurkan Bantuan Kepada Lansia

Komunitas

Sekdakab Tapteng Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Mengatasnamakannya

Komunitas

Pedagang di Tapteng Sebut Harga Komoditas Belum Stabil