Poldasu Amankan 14 WNA Terlibat Narkoba

- Kamis, 16 Januari 2014 14:39 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/01/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Dalam empat tahun terakhir, Poldasu mengamankan 14 warga negara asing (WNA) yang menjadi pengedar Narkoba. "Sepanjang 2010 hingga 2013, ada 14 warga negara asing (WNA) yang diamankan karena mengedar Narkoba," ujar Direktur Ditres Narkoba Poldasu Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan melalui Kasubbid PID Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan di Medan, Rabu (15/1).Nainggolan menjelaskan, WNA pertama adalah MY Abdul Latihief (35) beralamat di Nethaji Nagar Tondiarpet, Tamilnadu, India. Ia diamankan di Bandara Polonia pada 26 Agustus 2010.Kemudian lanjutnya, warga Vietnam Le Thi Dung (49) warga Tran Van Dang, Hochiminh, Vietnam. Ia juga diamankan di Bandara Polonia, 29 November 2010 karena memiliki 1.502 gram sabu. Kemudian, Ong Kok Peng (42) warga Tingkat Kledang, Taman Sentosa Menglembu Perak Malaysia. Ong diamankan di Tanjung Balai karena membawa 514 gram sabu.Selanjutnya, warga Nigeria Mamado Sammuel alias Jo alias Smith (41), diamankan di Komplek Lippo Karawaci Tangerang pada 29 April 2011 dengan barang bukti 3.490 gram-sabu."WNA kelima yang diamankan adalah Nguyen Thi Tuyet Trinh (49) warga Hochiming, Vietnam. Ia diamankan di Bandara Polonia, 7 Juni 2011 lalu, saat membawa 1.060 gram sabu," ujarnya.Upaya hukum dilanjutkan dengan penahanan empat warga Malaysia yakni Nordin bin Hasan (55) warga Kempong Titi Besi Arau Perlis yang ditangkap di Bandara Polonia, 20 Desember 2011 lalu, karena memiliki 25 gram ganja. Lalu, Mohd Airul Shah bin Othman Bashah (32) warga Pulau Betong Balik Pulang Penang Malaysia yang juga diamankan di Bandara Polonia, 31 Mei 2012 lalu, karena membawa 100 gram sabu.Mantan Kapolres Nias ini menambahkan, dua warga Malaysia lain adalah Sia Teck Soon (46) warga Taman Ehsan Kepong Kuala Lumpur diamankan di Bandara Polonia 3 Mei 2013 lalu karena memiliki 0,01 gram sabu dan Jauhari bin Mustafa (55) warga Jalan Raja Musa Mahadi Rapat Setia Ipoh Perak, diamankan 19 Agustus 2013 lalu di Bandara KNIA karena kedapatan membawa 2,2 gram heroin."Pada 9 Juni 2012 lalu, di Bandara Polonia, diamankan warga India Khulamdas Thaker Mohammad Rafeek (28) warga di Nagercoil India karena ketahuan membawa 4.860 gram kethamine. Kemudian, dua warga Finlandia juga diamankan di kawasan Teluk Dalam, Nias Selatan, 13 Januari 2013 lalu. Keduanya adalah Selin Olli Mikko Juhani (25) dan Juuso Iiro Eevertti Haltsonen (24) warga di Evanhelism Finlandia. Mereka diamankan karena memilik 1,8 gram ganja," lanjut Nainggolan.Selanjutnya, tambah Nainggolan, Essop Ismail Moola (50) warga Berg Street Peitermarij Burg Afrika Selatan diamankan pada salah satu hotel di Jalan Juanda, 19 Juni 2013 lalu, dengan barang bukti satu unit bong atau alat penghisap sabu yang terbuat dari kaca."Sedangkan WNA terakhir diamankan adalah James Royston Woordworth (38) warga Blok 644 Hongang Avenue Singapura. Ia diamankan 29 November 2013 lalu di Bandara Kualanamu karena membawa 1,34 gram sabu," tambahnya.Dalam penangkapan tersebut, pihak kepolisian juga menemukan empat butir ekstasi warna kuning, satu butir ekstasi warna abu-abu, setengah butir ekstasi warna hijau dan satu unit bong. Nainggolan menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan agar tidak ada WNA yang menyalahgunakan kunjungan ke Indonesia seperti menjadi pengedar Narkoba."Seluruh proses hukum terhadap 14 WNA itu telah diselesaikan," katanya. (A23/x)


Tag:

Berita Terkait

Kriminal

Bawa Sajam, Ditsamapta Polda Sumut Tangkap Seorang Pria di Hamparan Perak

Kriminal

Polda Sumut Siagakan Ribuan Personel Amankan Ramadan 1447 H

Kriminal

Tim Gabungan Polda Sumut dan Polres Belawan Tangkap Belasan Pelaku Pungli dan Curas

Kriminal

Poldasu Sosialisasi KUHP dan KUHAP Baru

Kriminal

Brimob Percepat Pemulihan Pascabencana Demi Pendidikan dan Hunian Warga

Kriminal

Bocah Tertembak Senapan Angin, Tim Jatanras Polda Sumut dan Polres Belawan Ringkus Tiga Pria