Polisi Buru Pelaku Penembakan Pegawai BNN

- Senin, 04 September 2017 13:34 WIB
Jakarta (SIB)- Polisi memburu pelaku yang diduga menembak pegawai Balai Diklat Badan Narkotika Nasional (BNN), Indria Kameswari (38) hingga tewas di rumah kontrakannya. Namun polisi masih terus menyelidiki sosok di balik penyebab kematian Indria."(Pelaku) Masih dalam pengejaran, masih diselidiki," ujar Kapolres Kabupaten Bogor, AKBP AM Dicky Pastika Gading saat dikonfirmasi, Minggu (3/9).Indria diduga tewas di tangan suaminya sendiri AM. Usai Indria ditemukan tak bernyawa, AM hingga kini belum diketahui keberadaannya. Namun Dicky belum menyebutkan siapa sosok di balik tewasnya Indria."Sudah ada tersangkanya masih kita buru, kita lagi ngejar orangnya," kata Dicky.Indria diduga tewas dengan tembakan senjata api di punggungnya. Saksi sempat mendengar suara letusan senjata api sesaat sebelum Indria ditemukan tewas. Kapolres Kabupaten Bogor, AKBP AM Dicky Pastika membenarkan keterangan saksi tersebut."Kalau dari saksi-saksi itu kan ngomong, ada bunyi tembakan," ujar Dicky saat dikonfirmasi, Sabtu (3/9).Indria ditemukan tak bernyawa di kontrakannya di Perumahan River Valley Blok B2, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Sebelumnya tetangga sempat melihat suami Indria, AM jalan dengan tergesa-gesa keluar dari kompleks perumahan.Kepala Keamanan perumahan, mengatakan suami Indria terakhir kali terlihat pada sekitar pukul 03.00 WIB, Jumat (1/9)."Suaminya itu masuk ke perumahan sekitar jam 3 pagi, pas malam takbiran. Dia pakai mobil Avanza putih," kata Maulana kepada wartawan, Sabtu (2/9).Pada sekitar pukul 07.00 WIB, suami korban keluar dari rumah sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu suami korban menggunakan mobil. "Kaya buru-buru gitu keluarnya, agak ngebut," sambungnya.Sementara itu BNN menduga pelaku pembunuhan Indria adalah suaminya. Hal ini karena AM menghilang sesaat setelah kejadian."Diduga memang suaminya, karena saat kejadian itu dia tidak ada. Padahal sebelumnya dia ada di rumah itu," ujar Kabag Humas BNN Kombes Sulistiandriatmoko, saat dikonfirmasi, Sabtu (2/9).Kombes Sulis mengatakan, suami Indria bekerja sebagai kontraktor. Menurutnya, selama bekerja di BNN Indria tidak pernah mengeluhkan masalah pribadi dan keluarganya. (detikcom/d)


Tag:

Berita Terkait

Kriminal

Teheran Diguncang! 80 Jet Tempur Israel Serang Pusat Militer Iran

Kriminal

Kereta Api Tabrak Mobil Expander di Simalungun, Korban Mengalami Luka dan Trauma

Kriminal

Pelaku Curanmor di Sergai Ditangkap, Mengaku Beraksi di 25 TKP

Kriminal

Polres Simalungun Tanam Jagung Serentak di Tapian Dolok

Kriminal

Patroli Malam, Timsus Dayok Mirah Sikat 4 Motor Knalpot Brong di Pematangsiantar

Kriminal

PERMATA dan MTPP GBKP Kembangkan Kompos Cair dari Limbah Pertanian