Diduga Mencuri Sepedamotor Seorang Pria Tewas Dimassa di Namorambe

- Jumat, 10 November 2017 12:17 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2017/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Namorambe (SIB) -Seorang pria yang belum diketahui identitasnya (MR X), tewas dimassa di Desa Namorambe, Kecamatan Namorambe, Kamis (9/11) sore.Informasi yang dihimpun wartawan, pria yang diperkirakan berusia 40 tahun itu diduga hendak mencuri sepedamotor Yamaha Vixion milik Brema Ginting (20) warga Dusun I, Desa Namorambe Kecamatan Namorambe Kabupaten Deliserdang pada Kamis (9/11) sekira pukul 12.30 WIB. Berawal saat Brema Ginting hendak menjemput ibunya di satu sekolah dasar (SD) di Desa Namo Pinang, Kecamatan Namorambe. Sesampainya di sekolah tersebut, korban memarkirkan sepedamotornya dengan kunci tertinggal di sepedamotor. Melihat sepedamotor tersebut, pelaku membawa kabur sepedamotor milik Brema.Saat itu Brema memergoki aksi pelaku dan meneriakinya maling.Tak ayal, warga sekitar yang mendengar teriakan langsung mengejar pelaku yang mengenakan celana jeans biru.Pelaku langsung "tancap gas" dan membelokkan sepedamotor ke Dusun III, Desa Kuta Tengah, Kecamatan Namorambe.Sial bagi pelaku, lokasi tersebut merupakan jalan buntu menuju perladangan.Pelaku langsung meninggalkan sepedamotor curiannya dan kabur ke arah perladangan milik warga.Pelaku ditangkap hingga warga menghakiminya.Sekitar 10 menit kemudian, personil Polsek Namorambe mengamankan pelaku dan hendak membawanya ke Mapolsek Namorambe menggunakan mobil Kijang Kapsul milik Kanit Reskrim Iptu Winton Tarigan guna penyelidikan dan pengembangan.Namun di perjalanan, ratusan warga "mengepung" mobil tersebut yang di dalamnya selain Kanit Reskrim Iptu Winton Tarigan, juga terdapat dua personil Polsek Namorambe.Saat itulah petugas yang berada di dalam mobil tidak bisa berbuat banyak. Massa yang telah mengamuk langsung mengeluarkan pelaku dari dalam mobil.Massa langsung menghujani pelaku dengan pukulan, bahkan memukuli dengan balok kayu, dan melemparinya dengan batu hingga pelaku tewas.Tidak sampai di situ, pelaku diseret ke areal perkebunan sawit.Melihat massa semakin beringas, petugas Polsek Namorambe dibantu Polsek Biru-biru dan Polsek Talun Kenas datang mengevakuasi pelaku yang sudah tewas dan membawanya ke RS Bhayangkara Medan.Kejadian itu sempat membuat Jalan Besar Namorambe Kecamatan Namorambe macet hingga satu jam lebih. Sekira pukul 15.00 WIB, Kapolres Deliserdang AKBP Edi S Tarigan SIK datang ke lokasi kejadian. Kapolres Deliserdang ketika dikonfirmasi di lokasi kejadian sempat mengatakan, dirinya sangat menyayangkan aksi main hakim warga.Ditanya lebih lanjut terkait aksi penghadangan mobil milik personil, Kapolres mengaku akan menyelidikinya."Nanti akan kita cari tau dulu siapa," sebut Kapolres.Sementara Kanit Reskrim Iptu Winton Tarigan ketika dikonfirmasi SIB, sekira pukul 21.00 WIB membenarkan adanya kejadian itu.Menurut Kanit, dirinya selaku pimpinan Unit Reskrim Polsek Namorambe sudah berupaya mengamankan pelaku, namun gagal karena banyaknya massa yang menghakimi pelaku."Kita sudah berupaya mengamankan pelaku, tapi mobil kita dihadang massa," sebut Kanit. (A20/h)


Tag:

Berita Terkait

Kriminal

Gejolak Harga Pangan Berpotensi Dorong Kemiskinan Fluktuatif di Sumut

Kriminal

TDS Angsapura Tamora Salurkan 110 Paket Sembako Imlek untuk Warga

Kriminal

Bupati Humbahas Serahkan Bantuan Sembako ke Warga Terdampak Bencana di Tarabintang

Kriminal

Jelang Imlek, Penjualan Buah di Medan Meningkat Tajam

Kriminal

Pemkab Karo Dukung Optimalisasi Program UHC Sumut

Kriminal

Doli Kurnia Tandjung Kecam Dugaan Pedofilia di Kebun Sei Kopas Asahan