Team Pegasus Polsek Kutalimbaru Ringkus Pemerkosa dan Penggorok Leher Pelajar SMP

* Pelaku Sempat Nonton Film Porno
- Jumat, 03 Agustus 2018 17:42 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/08/hariansib_Team-Pegasus-Polsek-Kutalimbaru-Ringkus-Pemerkosa-dan-Penggorok-Leher-Pelajar-SMP.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Saut Sihombing
INTEROGASI : Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu didampingi Kanit Reskrim Iptu Amir Sitepu menginterogasi tersangka dan menunjukan barang bukti, Kamis (2/8) malam.

Kutalimbaru (SIB) -Team Pegasus Polsek kutalimbaru menangkap pelaku pemerkosaan disertai dengan penggorokan leher terhadap pelajar SMP, Kamis (2/8) malam.

Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu didampingi Kanit Reskrim Iptu Amir Sitepu mengatakan, ditangkapnya pelaku RG (30) warga Dusun IV Desa Sugau Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deliserdang, atas  kooperatifnya pihak keluarga pelaku. 

"Kerjasama dengan keluarga, kita sudah ultimatum, apabila tidak diserahkan, kita akan beri tindakan tegas dan terukur," katanya di lokasi tak jauh dari Mapolsek Kutalimbaru, Selasa (2/8) malam.

Setelah mendapatkan ultimatum dari pihak kepolisian, pihak keluarga menyerahkan pelaku yang bekerja sebagai tukang jagal daging di Pasar Melati. "Karena ini menyangkut anak di bawah umur. Kita menjemput pelakunya di Jalan MT Haryono Medan dekat Medan Mall," kata dia.

Motif kejahatan ini sendiri sebutnya, sebelum melakukan aksinya, ternyata pelaku sempat menonton film porno di Pasar Melati. "Jadi, ketika pulang ke rumah, korban menumpangi betornya untuk diantar pulang. Korban menumpang dari Pajak Melati. Ketika di lokasi yang sepi kebun sawit di kawasan Sukadame, pelaku melakukan aksinya memperkosa korban dengan mengancam korban dengam pisau pemotong jagal," sebut dia.

Tak sampai di situ, sambung Martualesi, RG malah menyuruh korban untuk oral seks. "Korban menolak, di situlah pelaku emosi dan menggorok leher korban," ucapnya.

Pelaku yang merasa kalau korban sudah tewas kemudian meninggalkannya. "Disangkanya sudah meninggal, lalu pelaku sempat pulang ke rumahnya. Dari keterangan korbanlah kita mengetahui pelakunya," kata Kapolsek.

Selain pelaku, pihak kepolisian juga menyita barang bukti berupa pisau yang digunakan pelaku untuk menggorok korban. "Betor tersangka juga kita amankan," ucapnya lagi.

Menurut Kapolsek, kondisi korban kini sudah mulai membaik. "Kita sudah beri konseling agar psikologisnya membaik," terang dia.

Untuk pelaku dikenakan pasal 81 sub 82 UU RI tahun 2012 tentang perlindungan anak. "Ancaman kurungan 15 tahun penjara," ucap dia.

Sementara itu, pelaku  mengaku telah memperkosa korban. "Memang aku baru nonton film porno, jadi pas pulang dengan korban, tiba-tiba nafsu ku naik. Di situlah ku lakukan," ungkap ayah yang memiliki 2 anak ini.

Menurutnya lagi, kalau selama ini hubungan kekeluargaan dengan korban sangat baik. "Kami tetangga dan juga sering ibadah sama. Tidak ada firasat jahat selama ini. Aku pun bingung kenapa aku nekat melakukan itu," akunya.

Kata dia, selama ini, bila dirinya tidak ibadah, korban sering mengingatkan. "Anaknya baik," cetus dia.

Setelah melakukan perbuatannya, pelaku sempat sembunyi di rumah abangnya di kawasan Tuntungan. "Saya teringat dengan anak saya masih kecil-kecil, saya sangat takut, bagaimana anak saya," sebutnya. 

Seperti diketahui, peristiwa yang dialami korban terjadi  Selasa (31/7) sekira pukul  21.00 WIB. Korban ditemukan  tergeletak bersimbah darah dengan kondisi  leher bekas luka gorok. Saksi kemudian membawa korban ke klinik dan  dirujuk ke rumah sakit Haji Adam Malik Medan. (A18/A20/c)


Tag:

Berita Terkait

Kriminal

Pria 41 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Parapat

Kriminal

Pelajar SMP Tewas Disambar Kereta Api di Medan Denai

Kriminal

Nyaris Bentrok, Ratusan Mahasiswa Demo Minta Walikota Medan Jangan Jadi Budak Oligarki

Kriminal

Anggota DPRD Deliserdang Sesalkan Tukar Uang Rupiah Baru di Lapangan Merdeka Medan Pasang Tarif 30 Persen

Kriminal

Polres Labuhanbatu Musnahkan Sabu 30 Kilo dan 29.826 Butir Ekstasi

Kriminal

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas