Pematangsiantar (SIB)- Diduga terlibat narkoba, oknum PNS di Batubara berinisial OK MKA (30), warga perkebunan tanah hitam Ulu Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara ditangkap Satnarkoba Polres Pematangsiantar. Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar AKP Erwin Tito ketika dikonfirmasi, Selasa (30/10) membenarkan penangkapan tersangka OK MKA diduga terlibat narkoba di Jalan MH Sitorus Kelurahan Timbang Galung Siantar Barat Pematangsiantar. "Tersangka ditangkap bersama satu paket sabu dan pipa kaca bakar bekas sabu di Jalan MH Sitorus Kelurahan Timbang Galung Siantar Barat Pematangsiantar, Jumat (26/10) lalu," katanya. Sebelum ditangkap, diterangkan Kasat, tersangka OK yang merupakan PNS di Batubara itu sesuai informasi masyarakat diduga membawa narkoba di Jalan MH Sitorus Kelurahan Timbang Galung Siantar Barat Pematangsiantar. Mendapatkan informasi itu, anggota Satnarkoba Polres Pematangsiantar menangkap tersangka OK MKA di Jalan MH Sitorus. Saat ditangkap tersangka tidak bisa mengelak karena sewaktu dilakukan penggeledahan, petugas menemukan di kantong celana sebelah kanan bagian depan miliknya diduga berisikan narkoba dan kaca pipa bekas bakar. Akhirnya tersangka mengakui barang haram itu miliknya. "Tersangka OK MKA mengakui barang haram itu miliknya seluruhnya dan hendak dikonsumsi. Petugas kemudian memboyong tersangka bersama barang bukti ke Polres Pematangsiantar untuk penyidikan lebih lanjut," pungkas Erwin. Ditambahkan Kasat, setelah menjalani pemeriksaan selama tiga hari lamanya di ruang penyidik Satnarkoba, tersangka mengakui perbuatannya kepada petugas dan baru saja keluar dari penjara kasus yang sama. "Tersangka mengakui sudah pernah dihukum kasus yang sama (narkoba). Usai menjalani pemeriksaan, tersangka ditahan di ruang tahanan Polres Pematangsiantar," terangnya.Sebelumnya beredar informasi penangkapan petugas Satnarkoba Polres Pematangsiantar terhadap tersangka OK MKA (PNS) merupakan anak mantan bupati. Menanggapi hal itu, Kasubbag Humas Polres Pematangsiantar Iptu Respon Gultom saat dimintai tanggapan, Selasa (30/10) enggan berkomentar. Kurang tahu persis mengenai hal itu (anak mantan bupati). Tapi yang pastinya oknum PNS di Batubara," ujarnya singkat. (D11/q)