Polisi Tembak 2 Pemalak Sopir Truk

Redaksi - Jumat, 20 November 2020 14:49 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/11/_9629_Polisi-Tembak-2-Pemalak-Sopir-Truk.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Edi Wahyono/detikcom
Ilustrasi pemalakan 

Palembang (SIB)

Polisi menangkap tiga pelaku pemalakan dan penodongan sopir truk di Jalan Lintas Timur Sumatera di Palembang, Sumatera Selatan. Dua dari tiga pelaku ditembak karena melawan saat akan ditangkap.

Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi menyebut ketiga pelaku ditangkap Rabu (18/11). Saat itu pelaku tengah berkumpul di Kertapati.

"Ada tiga pelaku diamankan di daerah Kertapati," kata Suryadi kepada wartawan, Kamis (19/11).

Ketiga pelaku tersebut ialah Okta Kurnia (25), Gusti Randa (20), dan Januri (25). Suryadi mengatakan ketiganya sering beraksi dengan cara menghadang sopir truk dan menodongkan senjata tajam.

"Modusnya, saat korban melintas dengan mengendarai mobil, tiba-tiba para pelaku datang menghadang korban. Lalu pelaku menodongkan senjata tajam ke arah korban dan mengambil uang korban, handphone, dan tas korban yang berisi surat mobil," kata Suryadi.

Menurut Suryadi, ada lima laporan polisi yang diterima dari aksi para pelaku. Lima laporan polisi terjadi dalam kurun Oktober hingga November 2020.

"Lokasinya mulai dari Jalan Singadekane, flyover Nilakandi Kertapati, Karya Jaya di Kertapati, pos laka Kramasan, dan daerah Kramasan lainnya," kata Suryadi.

Dua pelaku, Januri dan Okta, ditembak karena melawan saat ditangkap. Ketiganya kemudian dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa.

"Barang bukti yang diamankan ada dua bilah badik yang dipakai untuk mengancam para korban. Pelaku mengaku aksi pemalakan atau curas terhadap sopir-sopir truk yang melintas," ujar Suryadi.

Kanit II Jatanras Kompol Bakhtiar menyebut pelaku beraksi dengan mengejar sopir luar daerah yang melintas. Aksi para bandit ini sempat viral.

"Mobil lewat, dikejar, langsung ditodong. Semua barang berharga diambil. Kejadian ini memang sempat viral di media sosial," kata Bakhtiar.

Bakhtiar menyebut ada beberapa kelompok pemalak sopir truk yang kerap beraksi. Ketiga pelaku beraksi pada pagi hingga malam hari.

"Sopir-sopir sudah sangat resah oleh aksi para pelaku. Bahkan, saat ditangkap, ada dua melakukan perlawanan dan kami ambil tindakan tegas-terukur," tuturnya. (detikcom/d)


Tag:

Berita Terkait

Kriminal

Usai Diberitakan SIB, Polsek Kuala "Gercep" Tangkap Oknum Preman yang Meresahkan Warga

Kriminal

Operasi Pekat Toba 2025, Polres Sibolga Jaring Pelaku Premanisme

Kriminal

Operasi Pekat Toba 2025, Polda Sumut Tegas Berantas Premanisme

Kriminal

Banyak Pemalak di Kebun Teh Sidamanik, Aparat Polsek Diminta Rutin Patroli

Kriminal

Kapolri Perintahkan Jajaran Bersihkan Aksi Premanisme

Kriminal

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria Diduga Pemalak