Sergai (harianSIB.com)
Seorang sopir angkutan perkotaan (angkot) PT San Dhra Frima jurusan Medan–Tebingtinggi diduga melakukan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan.
Dugaan tersebut mencuat setelah sebuah video berdurasi singkat memperlihatkan aksi tidak senonoh sang sopir beredar luas di media sosial Facebook dan viral, Rabu (14/1/2026).
Dalam video yang beredar, terduga pelaku terlihat memperlihatkan alat kelaminnya kepada penumpang perempuan di dalam angkot. Peristiwa tersebut langsung memicu kemarahan publik dan menghebohkan masyarakat Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).
Hingga kini, identitas korban belum diketahui secara pasti. Selain itu, belum ada kepastian apakah korban telah membuat laporan resmi ke aparat penegak hukum terkait dugaan pelecehan asusila tersebut.
Unggahan video itu menuai kecaman keras dari warganet. Banyak pihak mendesak aparat kepolisian serta instansi terkait untuk segera menindak tegas oknum sopir angkot tersebut agar memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
Tak hanya menuntut proses hukum, sejumlah netizen juga meminta agar para sopir angkot di trayek Medan–Tebingtinggi menjalani tes urine narkoba.
Editor
: Wilfred Manullang