Tapteng(harianSIB.com)
Gedung SMK Negeri 1 Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, dibobol maling di saat guru dan siswa fokus melaksanakan kegiatan belajar di Tenda Kemendikbud setelah banjir bandang meluluhlantakkan gedung tersebut pada 25 November 2025 lalu.
Aksi nekat ini terungkap saat pihak sekolah melakukan pengecekan bangunan setelah diterjang banjir pada Jumat (20/2/2026). Kepala Sekolah Kardi Simanjuntak justru mendapati pintu-pintu besi teralis ruang praktik siswa telah jebol dirusak paksa.
Hal ini disampaikan Kasat Sat Reskrim IPTU Dian Agustian Perdana dalam rilis yang diterima wartawan, Sabtu (28/2/2026). Ia mengungkapkan, akibatnya pencurian tersebut pihak sekolah harus menelan kerugian fantastis mencapai hampir setengah miliar rupiah.
"Ada 35 unit laptop dan chromebook (HP, Asus, dan Chromebook), 21 unit tablet Vava, 9 unit mesin jahit industri typical, 4 unit AC, 1 unit genset rakitan, 6 unit infocus dan perangkat scanner lainnya. Total kerugian materil yang dialami negara melalui inventaris sekolah ini mencapai 436.015.000 rupiah," ungkap IPTU Dian.
Baca Juga: Bupati Tapteng Lantik 5 Pejabat Tinggi Pratama, Ini Daftarnya Dijelaskan, berbekal rekaman video di sekitar TKP, polisi berhasil mengidentifikasi seorang pria berinisial HS (36). Ironisnya, HS diketahui merupakan seorang residivis yang baru saja keluar dari Penjara.
"Tersangka kami tangkap di Jalan Padang Sidimpuan, Kecamatan Pandan, pada Jumat 27 Februari 2026 sekira pukul 19.30 WIB tanpa perlawanan," lanjut Kasat Reskrim.
Editor
: Robert Banjarnahor