House of Learning, Pusat Budaya Indonesia Amerika di Philadelphia

- Sabtu, 16 April 2016 19:04 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir042016/hariansib_-House-of-Learning--Pusat-Budaya-Indonesia-Amerika-di-Philadelphia.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Dian Widyastuti/VOA
Siswa kelas angklung di House of Learning, Philadelphia.
Hari mulai sore ketika anak-anak usia sekolah dasar mulai berdatangan ke satu rumah di jalan Dickinson, wilayah selatan kota Philadelphia. Rumah yang diberi nama “House of Learning” atau HOLA ini merupakan pusat budaya Indonesia Amerika di Philadelphia yang dikelola oleh Dompet Dhuafa Amerika.Harry Lesmana, pengajar angklung di House of Learning mengatakan, “Jadi di organisasi ini kita berusaha untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada anak-anak yang ada di sini, karena anak-anak di sini kan informasi mengenai Indonesia kurang dan orang tua gak punya waktu untuk ngajarin anaknya, jadi kita berusaha untuk memperkenalkan Indonesia supaya mereka kenal dan cinta Indonesia.”Sore itu mereka belajar angklung di bawah bimbingan Harry Lesmana, mahasiswa pasca sarjana di University of Pennsylvania.Salah seorang anak yang belajar angklung di House of Learning, Adrian mengatakan,” Saya banyak belajar tentang angklung dan saya suka karena menghasilkan musik.”Tak hanya anak-anak yang antusias belajar, orang tua mereka pun bersemangat mengantar anak-anaknya.“Karena anak saya selama ini belum pernah mengikuti program yang berhubungan dengan musik, jadi saya sangat tertarik sekali waktu HOLA mengadakan kelas angklung karena ini merupakan kesempatan yang baik sekali buat anak2x saya buat belajar musik tradisional dari Indonesia,” kata Dewi Fretianingsih, salah satu ibu siswa kelas angklung itu.Visi “House of Learning” memang untuk memperkenalkan Indonesia sejak dini agar informasi lebih mudah diserap oleh anak-anak ini."Dan anak-anak di sini akan berinteraksi dengan orang-orang di Amerika, orang-orang dari negara lain, dan mereka saya harapkan akan jadi seperti duta Indonesia, ngenalin diri, saya ini dari Indonesia loh, mereka bangga kalau mereka ngomong kayak saya orang Indonesia dan orang Amerika juga gitu, gak cuma saya orang Amerika," kata Harry.Selain angklung, kegiatan lain yang diadakan di sini adalah kelas Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, keterampilan seni, storytelling dan kelas menari.Sebelum memiliki "House of Learning," berbagai kegiatan ini berlangsung di rumah salah satu pengurus Dompet Dhuafa Amerika."Karena selama ini kendalanya, kadang ada beberapa anak yang minggu ini datang, minggu depannya gak datang, terus beberapa minggu lagi datang lagi, jadi kalau kita menyampaikan materi yang terstruktur, yang gak datang jadi susah untuk catch up," tambah Harry.Di masa depan, Harry dan pengurus lainnya berharap anak-anak ini dapat semakin rutin berlatih dan belajar dengan materi yang lebih terstruktur. (Geographicnational/d)


Tag:

Berita Terkait

Lembaran Budaya

Korban Keracunan Mie Tek Tek di Sibolga Minta Kasus Diusut

Lembaran Budaya

Kejati Sumut Kembalikan Aset PT KAI Senilai Rp55,8 Miliar

Lembaran Budaya

BBPOM Medan Temukan Dua Takjil Mengandung Formalin

Lembaran Budaya

Polsek Tanahjawa Cari Keluarga Nenek Tanpa Identitas di Simalungun

Lembaran Budaya

Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan dalam Kontainer di Medan Denai

Lembaran Budaya

Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Tangkap 2 Pengedar Sabu di Bilah Barat, Satu Warga Riau