Berpakaian Adat, Jokowi Resmikan Pawai Pesta Kesenian Bali

- Sabtu, 18 Juni 2016 18:35 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2016/06/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Denpasar (SIB)- Usai meninjau lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Gas (PLTG) Pesanggaran, Presiden Joko Widodo langsung menuju kawasan Renon, Denpasar. Jokowi meresmikan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38.Jokowi tiba di kawasan Renon sekitar pukul 15.00 WITA, Sabtu (11/6). Jokowi mengenakan pakaian adat khas Bali warna hitam lengkap dengan pengikat kepala, udeng, berwarna ungu.Jokowi ditemani oleh Ibu Negara Iriana Widodo yang tampak anggun mengenakan kebaya khas Bali berwarna merah muda dengan rambut disanggul. Iriana juga tampak memegang kipas.Kehadiran Jokowi disambut oleh Gubernur Bali I Made Mangku Pastika dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.Dalam sambutannya, Jokowi mengawalinya dengan bahasa Bali. "Unape katrane? Bejek?" kata Jokowi.Ribuan warga yang menyaksikan menjawab serempak. "Bejek," kata warga disambung dengan tepuk tangan gemuruh.Jokowi mengatakan, dirinya sangat gembira bisa berkunjung ke Bali dan melepas sekaligus menyaksikan Pesta Kesenian Bali. Kegiatan ini perlu terus digalakkan sebagai bentuk fungsi budaya, pendidikan dan menggerakkan perekonomian masyarakat Bali."Saya gembira bisa berada di sini di Pulau Dewata di Bali. Momentum kali ini Pesta Kesenian Bali ke-38 sangat ditunggu-tunggu oleh rakyat, masyarakat dan turis mancanegara," kata Jokowi."Bagi saya Pesta Kesenian Bali bukan semata-mata pesta rakyat atau festival seni, melainkan suatu kegiatan yang memiliki fungsi budaya, pendidikan dan menggerakkan ekonomi masyarakat, utamanya rakyat Bali," imbuh Jokowi.Jokowi kemudian menyudahi sambutannya dan melakukan prosesi pelepasan pawai dengan memukul sejenis kentongan khas Bali didampingi oleh Gubernur Bali dan Mendikbud Anies Baswedan.Sementara itu, Mangku Pastika menjelaskan PKB adalah agenda rutin di Bali yang diadakan selama sebulan penuh. Untuk tahun ini diadakan dari tanggal 11 Juni hingga 9 Juli 2016. Dikatakan Pastika, kehadiran Jokowi ke Bali dalam acara ini memberikan dukungan moril bagi masyarakat Bali."Ini agenda rutin tahunan yang menjadi puncak apresiasi budayawan dan seniman Bali. Kehadiran Pak Presiden memberikan dorongan moril kepada warga Bali khususnya seniman dan budayawan untuk melestarikan budaya, bekerja, kerja, dan kerja untuk pelestarian budaya luhur," jelas Pastika.Pawai ini dikemas dalam sajian seni kolosal sebagai representasi kekhasan kesenian kabupaten/kota se-Bali. Pawai juga diselingi dengan atraksi yang disajikan di hadapan Jokowi dan masyarakat serta wisatawan di Bali."Untuk pesertanya, diikuti oleh seluruh wilayah kabupaten/kota Bali. Ada juga peserta undangan yakni dari luar daerah duta kesenian dari Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sedangkan dari luar negeri diikuti oleh duta kesenian dari India dan Prancis," kata Pastika.Hadir mendampingi Jokowi yakni Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (detikcom/l)


Tag:

Berita Terkait

Lembaran Budaya

Pemko Medan Bahas Penataan Penjualan Daging Nonhalal Bersama Tokoh Masyarakat

Lembaran Budaya

Korban Keracunan Mie Tek Tek di Sibolga Minta Kasus Diusut

Lembaran Budaya

Kejati Sumut Kembalikan Aset PT KAI Senilai Rp55,8 Miliar

Lembaran Budaya

BBPOM Medan Temukan Dua Takjil Mengandung Formalin

Lembaran Budaya

Polsek Tanahjawa Cari Keluarga Nenek Tanpa Identitas di Simalungun

Lembaran Budaya

Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan dalam Kontainer di Medan Denai