Festival Sriwijaya untuk Revitalisasi Situs Sriwijaya

- Minggu, 20 April 2014 22:52 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/04/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Palembang (SIB)- Festival Sriwijaya akan kembali diselenggarakan di situs pusat Kerajaan Sriwijaya Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya setelah delapan tahun diselenggarakan di luar situs. Penyelenggaraan di situs kuno ini merupakan upaya revitalisasi situs-situs Sriwijaya di Kota Palembang.Pelaksana tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Ahmad Najib mengatakan, konsep Festival Sriwijaya yang berlangsung 16-21 Juni 2014 ini adalah memperkenalkan kembali nilai sejarah dan budaya Kerajaan Sriwijaya pada masa keemasannya pada abad VII-X melalui pertunjukan teatrikal.Kisah dalam pertunjukan tersebut mengacu pada tiga prasasti Kerajaan Sriwijaya yang ditemukan di Sumsel, yaitu prasasti Kedukan Bukit, Talang Tuo, dan Telaga Batu. “Sesuai kisah di tiga prasasti itu, teatrikal akan menceritakan Dapunta Hyang bersama 25.000 tentara saat datang ke sini. Juga dikisahkan kehidupan kota hingga perdagangan Sriwijaya”, katanya di Palembang, Sumsel, Jumat (11/4).Tata kota Sriwijaya yang telah mempunyai taman kota dan kanal-kanal buatan juga akan ditampilkan dalam pertunjukan tersebut. Lokasi teatrikal akan menggunakan sejumlah situs Kerajaan Sriwijaya, termasuk kanal-kanal kuno buatan di Situs Karanganyar.PUSAT KERAJAAN SRIWIJAYA

Pada 22 Desember 1994, Situs Karanganyar, yang saat ini menjadi Taman Purbakala Kerajaan  Sriwijaya, ditetapkan Presiden Soeharto sebagai pusat Kerajaan Sriwijaya. Namun, saat  ini situs tersebut kurang banyak menarik masyarakat ataupun wisatawan.Menurut Najib, penyelenggaraan Festival Sriwijaya ini diawali dengan pemeliharaan di situs-situs Sriwijaya. Salah satunya pemeliharaan di kanal kuno di sekitar Situs Karanganyar. Tak hanya situs besar, sejumlah situs kecil juga akan dipersiapkan untuk festival yang berlangsung enam hari tersebut.Selama delapan tahun terakhir, kata Najib, Festival Sriwijaya diselenggarakan di luar situs Sriwijaya karena lebih berorientasi pada aspek ekonomi. Festival  Sriwijaya selama delapan tahun diselenggarakan di lokasi-lokasi keramaian di pusat  Kota Palembang dan di kabupaten luar Palembang di Sumsel.Tahun ini, konsep festival tahunan ini dikembalikan untuk menghadirkan nilai budaya dan sejarah ke tengah masyarakat. Lima negara diundang dalam festival ini, di antaranya Malaysia, Singapura, dan Thailand. Selama festival berlangsung, para perwakilan negara yang diundang akan dibawa dalam tur wisata sejarah ke situs-situs Sriwijaya.Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia Sumsel Farida R Wargadalem menyatakan, Festival Sriwijaya dapat menjadi langkah awal revitalisasi situs-situs Kerajaan Sriwijaya di Palembang. “Penyelenggara Festival Sriwijaya sebaiknya di situsnya sehingga akan membuat situs lebih terawat. Semua mata juga akan memandang ke sana”, katanya.Menurut Farida, pemeliharaan situs-situs yang sudah ada lebih penting daripada menemukan situs-situs baru. Selama ini, pemeliharaan kawasan situs-situs itu masih sangat minim. Padahal, situs bersejarah itu bisa menjadi obyek wisata yang menarik. (Kps/c)


Tag:

Berita Terkait

Lembaran Budaya

Revitalisasi Tuntas 100 Persen, Tiga SD di Taput Kini Lebih Nyaman dan Representatif

Lembaran Budaya

Revitalisasi Rp965 Juta di SMP Negeri 1 Ulugawo Nias Disorot Warga

Lembaran Budaya

Viral Video Siswa Merokok, Bupati Deliserdang Perintahkan Disdik Ambil Langkah Tegas Terukur

Lembaran Budaya

Revitalisasi Lapangan Merdeka Ditargetkan Selesai 10 Februari 2026

Lembaran Budaya

Kemendikdasmen Revitalisasi 897 Sekolah di Sumut, 48 Selesai Dikerjakan di Medan

Lembaran Budaya

Sidak Langsung Proyek Revitalisasi, Wali Kota Tebingtinggi Minta Pengerjaan Fisik Selesai Tepat Waktu