Candidat Doktor dari AS Mainkan Musik Gambang di Bali

- Minggu, 22 Juni 2014 16:29 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/06/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Denpasar (SIB)- Jonatan Edams seorang mahasiswa Universitas Washington, Amerika Serikat yang sedang menyelesaikan program doktor (S3) ikut memainkan gamelan gambang, sebuah musik tradisional Bali yang keberadaannya semakin langka di arena Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-36, Rabu."Jonatan Edams  sudah setahun berakhir berada di Bali untuk mengadakan penelitian dan pengkajian tentang gambang untuk penulisan desertasi," kata seniman andal I Wayan Sinti  MA yang melatih mahasiswa asing tersebut saat menyaksikan kepiawaiannya.Jonatan Edams bergabung dalam Sanggar Manikasari Jalan Seroja Perum Nindya Indah binaan Wayan Sinti mampu tampil memukau ribuan penonton, termasuk Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Ketut Suastika dan Kepala Taman Budaya Denpasar pada Rabu.Sebanyak 23 seniman muda menunjukkan kepiawaian memainkan gamelan gambang, salah satu musik tradisional Bali yang keberadaannya semakin ditelan zaman.Pementasan yang berdurasi dua jam itu menampilkan sejumlah gending-gending termasuk karya cipta Wayan Sinti terbaru yang diberi judul "Labrata" kolaborasi musik gambang yang diciptakan oleh seniman Wayan Lotring dan Wayan Beratha.Alat musik gambang berupa charuk (saron), bentuknya sederhana yang mempergunakan tuning, bilah bambu.Instrumen musik yang biasanya digunakan untuk kelengkapan ritual pengabelan (pembakaran jenazah) itu diperkirakan sudah ada pada abad ke-11 masehi pada masa pemerintahan Prabu Erlangga yang memerintah Bali dan Jawa Timur.Alunan instrumen yang khidmat yang disuguhkan anak-anak muda termasuk warga negara asing Jonathan Edam antara lain berjudul Pupuh Manukaba, Panji Marga, malat serta kolaborasi gamelan gambang dengan gamelan Manikasanti.Alunan musik yang syahdu dan damai itu juga dipadukan dengan nyanyian yang dibawakan oleh Ida Istri Agung Dharma Yanti, ayu Putri Suryaningsih dan Ida Ayu Weedhi Kesuma.Sedangkan penabuhnya selain warga negara asing Jonatan Adams juga Gede Agus Santiago, Sanjaya, Wayan Demny Saputra, Nyoman Panji Indra, Made Dayuh Sasmita Kusuma, Gede Wahyu Hardi Nugraha, Kadek Lanang Mahayana dan Made Murna. (Ant/h)Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


Tag:

Berita Terkait

Lembaran Budaya

BPK Wilayah II Sumut Dukung Perayaan Imlek Tahun Kuda Api se-Deliserdang

Lembaran Budaya

Putusan MK Soal Royalti, Ari Bias Nilai Cabut Laporan ke Agnez Mo Sudah Tepat

Lembaran Budaya

Vokalis Band Hardcore Dibacok saat Turun Pentas Konser

Lembaran Budaya

GKPI Medan Kota Gelar Pagelaran Lagu Natal Koor Pria Maranatha 5 Desember Mendatang

Lembaran Budaya

Polsek Lima Puluh Tindaklanjuti Keluhan Warga Soal Musik Keras di Warung Tuak Simpang Dolok

Lembaran Budaya

Warga Simpang Dolok Keluhkan Warung Tuak Bersuara Keras, Minta Kades Bertindak