“Pentas Ebeg” Melestarikan Tradisi Sembari Merawat Kendaraan

- Sabtu, 09 Januari 2016 19:23 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2016/01/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Tembang Perahu Layar menggema di lapangan Lokajaya Desa Lomanis. Syair yang menebar keceriaan itu merambat di udara yang hangat Desa Lomanis, Cilacap Tengah, Cilacap, Jawa Tengah.Tembang ciptaan Ki Nartosabda itu untuk memeriahkan pementasan ebeg yang baru di awal pementasan. Orang-orang mulai berkumpul di bawah pohon rindang. Cuaca hangat, mendung menggantung di angkasa.Pertunjukan ebeg lazim digelar mulai pukul 11.00. “Bukan pakem, sih. Dimulai pagi juga bisa. Cuma kalau pagi, orang-orang masih bekerja, dan anggota kita juga masih beraktivitas,” jelas Kasirin, pemimpin ebeg Sekar Asih Turangga Seta.Pentas ebeg akan selesai sekitar pukul 17.00. Tak jarang, ebeg juga digelar hingga malam. “Hanya saja pemerintah daerah melarang ebeg pentas sampai malam. Aturannya sampai jam lima sore,” imbuh Kasirin. Hari itu, Kasirin menyiapkan delapan barong untuk menambah greget pertunjukan. “Nanti juga ada sedikit debus.”Di sela pertunjukan, beberapa orang menuntun sepeda motornya untuk diganti pelumasnya. Pada hari Ahad itu, lima hari menjelang Natal 2015, sembari menonton ebeg, penonton berkesempatan mengganti oli dengan layanan gratis. Pelumasnya juga murah.“Ya, sambil melestarikan kesenian tradisional, kita ingin masyarakat tahu ada pabrik pelumas di Cilacap,” tutur Agus Mahyudin, Manajer PT Pertamina Lubricants Production Unit Cilacap.Tak mengherankan, sebagian syair Perahu Layar digubah kembali untuk memberikan informasi populer bagi warga sekitar. Yo kanca nang bumi PertiwiSing digadang-gadang oli PertaminaSing marekna motor awetKae jenenge oli EnduroDalam setiap peristiwa penting, seperti 17 Agustus, PT Pertamina Lubricants Unit Cilacap menggelar pentas ebeg sambil memopulerkan pelumas produksinya. “Kita sudah beberapa kali melakukan pertunjukan ebeg sambil memberikan layanan penjualan dan ganti oli gratis,” tutur Agus.Pada kesempatan itu, PT Pertamina Lubricants Unit Cilacap juga memberikan konsultasi gratis hal-ihwal minyak pelumas. “Sebagian besar konsumen belum mengetahui oli yang cocok untuk sepeda motornya,” jelas Hartomo, konsultan yang biasa melayani konsumen berkonsultasi. Selama ini, konsumen hanya datang ke bengkel, dan pasrah dengan pelumas apa pun. “Yang penting oli diganti, tanpa melihat cocok apa tidak dengan mesin.” Seiring ebeg yang bergemuruh, para penonton memasrahkan sepeda motornya kepada teknisi: membersihkan ruang mesin dari oli lama, dan mengganti yang baru. (Geographicnational/d)


Tag:

Berita Terkait

Lembaran Budaya

Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Tangkap 2 Pengedar Sabu di Bilah Barat, Satu Warga Riau

Lembaran Budaya

SOL dan Pemkab Taput Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Daerah

Lembaran Budaya

BNNP Sumut dan Forkopimda Tinjau Kampung Bahari Belawan, Sarang Narkoba Jadi Perhatian Serius

Lembaran Budaya

Pomparan Raja Toga Sitompul Boru Bere Gotong Royong Bersihkan dan Perbaikan Tugu Raja Toga Sitompul

Lembaran Budaya

KASAD Maruli Simanjuntak Resmikan Jembatan Bailey di Boronadu Nisel

Lembaran Budaya

Teknologi Layanan Kelas Dunia, Kunci Strategi Singapore Airlines Memanjakan Penumpang