Perth (SIB)- Perdana Menteri Malaysia Najib Razak memastikan pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 akan terus dilanjutkan. PM Najib menegaskan bahwa Malaysia tidak akan berhenti hingga bisa memberikan jawaban pasti bagi keluarga penumpang MH370."Kami berutang pada keluarga yang berduka ... untuk memberikan mereka kenyamanan dan kejelasan atas peristiwa tragis ini dan dunia mengharapkan kami untuk melakukan yang terbaik," ucap PM Najib sembari meninjau markas SAR MH370 di Perth, Australia, seperti dilansir AFP, Kamis (3/4). "Kami ingin mendapatkan jawaban. Kami ingin memberikan kenyamanan kepada keluarga penumpang dan kami tidak ada istirahat hingga jawaban tersebut didapatkan," tegasnya.Najib mengakui bahwa misi pencarian MH370 merupakan misi terbesar yang pernah ada. Tantangan yang dihadapi tim pencari MH370 yang berasal dari sejumlah negara, juga sangat amat besar. Najib berkeyakinan bahwa pencarian ini akan mampu memberi jawaban atas misteri MH370 yang belum terpecahkan. "Saya sangat percaya diri dengan level profesionalisme... bahwa pada saatnya nanti akan mendapat kejelasan atas peristiwa ini, atas tragedi ini," ujar Najib sembari berterima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat misi pencarian MH370 ini. "Saya tahu ini merupakan tugas yang sulit di tengah cuaca buruk, di tengah lingkungan yang sangat menantang dan Malaysia sangat berterima kasih atas keberanian dan komitmen Anda," imbuhnya.Otoritas Malaysia meyakini bahwa MH370 yang membawa 239 orang di dalamnya ini berakhir atau jatuh di Samudera Hindia bagian selatan, dekat pantai barat Perth. Namun pencarian yang dilakukan dalam beberapa minggu terakhir belum juga membuahkan hasil. Cara penanganan MH370 yang dilakukan otoritas Malaysia dan juga pihak MAS mendapat kritikan pedas dari publik, terutama dari kalangan keluarga penumpang di China.PM Abbott Tegaskan Australia Kerahkan Seluruh Kemampuan Cari MH370Perdana Menteri Australia Tony Abbott menyebut misi pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 merupakan yang tersulit dalam sejarah manusia. Abbott juga memperingatkan tidak ada jaminan MH370 bisa ditemukan, namun dia memastikan pencarian akan dilakukan segala hal yang bisa dilakukan. "Kami tidak bisa meyakini adanya kesuksesan besar dalam pencarian MH370," tutur PM Abbott dalam keterangannya kepada wartawan, dia berdiri di sebelah PM Malaysia Najib Razak, seperti dilansir CNN, Kamis (3/4). "Tapi kami bisa memastikan bahwa kami akan melakukan semua upaya -- kami tidak akan pernah istirahat -- hingga kami melakukan semua hal yang secara manusiawi bisa dilakukan," tegasnya.Secara pengalaman, Australia memang jauh lebih berpengalaman dalam operasi pencarian jika dibandingkan Malaysia. PM Abbott mengakui, operasi pencarian MH370 yang terus dilakukan hingga kini merupakan pencarian paling sulit dan paling banyak tantangan."Setiap hari, bekerja hanya berdasarkan informasi yang sedikit, kami berusaha menyatukan potongan-potongan puzzle. Dan setiap hari kami semakin percaya diri bahwa kami tahu lebih banyak tentang apa yang terjadi pada pesawat nahas ini," ucap PM Abbott, seperti dilansir AFP. "Ini merupakan pencarian yang sangat sulit, bahkan yang paling sulit dalam sejarah manusia, tapi sejauh ini Australia selalu mengerahkan seluruh kemampuan yang kami miliki," imbuhnya.Pencarian hari ini melibatkan 8 pesawat dan difokuskan pada area perairan seluas 237 ribu kilometer persegi di Samudera Hindia bagian selatan, barat Perth. Sebanyak 9 kapal, termasuk kapal selam Inggris, dikerahkan dalam pencarian ini. Sejauh ini, pencarian belum juga membuahkan hasil. "Kami akan terus melanjutkan pencarian hingga selamanya. Bisa dibutuhkan waktu hingga berbulan-bulan, bisa juga memakan waktu bertahun-tahun," tegas mantan Menteri Pertahanan Australia, Kim Beazley kepada CNN. Beazley kini juga menjawab Duta Besar Australia untuk AS. (AFP/dtc/W)Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.