Perundingan Damai Timur Tengah Dinyatakan Krisis

- Senin, 07 April 2014 11:44 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/04/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Tel Aviv (SIB)- Kepada stasiun televisi Israel - Channel 2 TV – Sabtu (5/4), ketua juru runding Israel dalam pembicaraan perdamaian dengan Palestina, Tzipi Livni mengatakan situasi pembicaraan tersebut "sangat rumit" dan "betul-betul krisis." Tetapi ia percaya perundingan harus berlanjut dan menganjurkan perundingan langsung antara pemimpin Israel dan Palestina.Komentar Livni disampaikan hanya sehari setelah Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan pemerintahan Obama sedang mengevaluasi ulang perannya dalam proses perdamaian Timur Tengah, menyusul langkah Israel dan Palestina yang menyebabkan gagalnya pembicaraan itu, yang diperantarai Amerika. Kerry pada Jumat mengatakan, waktu dan upaya yang diberikan Amerika dalam proses tersebut ada batasnya jika kedua pihak tidak bersedia mengambil langkah-langkah konstruktif bagi perdamaian.Pembicaraan itu menyimpang dari jalur ketika Israel tidak membebaskan  kelompok keempat tahanan Palestina pada waktunya. Pemimpin Palestina lalu menandatangani surat lamaran untuk menjadi anggota lebih dari selusin konvensi internasional. Padahal Palestina berjanji tidak akan melakukan hal itu selama pembicaraan berlangsung. Israel menanggapi langkah Palestina itu dengan membatalkan pembebasan keseluruhan tahanan.Kerry menyatakan kedua pihak telah membuat langkah-langkah yang “patut disayangkan” dalam beberapa hari ini, dan membahayakan pembicaraan itu. Tetapi sumber-sumber yang dekat dengan proses pembicaraan tersebut Jumat malam mengatakan kemungkinan akan ada putaran perundingan lain hari Minggu, melibatkan perunding Amerika, Israel dan Palestina. Menteri Kerry dalam beberapa minggu ini berusaha menjaga pembicaraan itu berlanjut, dengan periode awal sembilan bulan yang disetujui Israel dan Palestina tahun lalu hampir berakhir. (VoA/c)Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 7 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Wali Kota Terpilih New York Serukan Boikot Starbucks di Tengah Mogok “Red Cup Rebellion”

Luar Negeri

Perdamaian Hancur, Dua Negara Muslim di Ambang Konflik

Luar Negeri

Qatar Tunda Perundingan Gencatan Senjata di Jalur Gaza

Luar Negeri

Jokowi-PM Timor Leste Sepakat Dorong Penyelesaian Perundingan Perbatasan

Luar Negeri

Tokoh Perdamaian Aceh Napak Tilas Perundingan RI-GAM di Helsinki

Luar Negeri

Bertemu Menlu Vietnam, Jokowi Dorong Percepat Perundingan Batas ZEE