India Gelar Pemilu Terbesar di Dunia

- Selasa, 08 April 2014 11:28 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/04/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
New Delhi (SIB)- Pemungutan suara telah dimulai dalam pemilihan umum tingkat nasional India. Tempat-tempat pemungutan suara (TPS) dibuka Senin (7/4) untuk menyelenggarakan pemilihan umum yang dianggap skala terbesar di dunia, dengan pemilih terdaftar mencapai lebih dari 815 juta orang. Pemilu itu akan dilakukan dalam sembilan tahap dalam waktu lima minggu. Partai berkuasa, Partai Kongres, akan bertarung dengan partai Hindu nasionalis BJP.Pemungutan suara selama sembilan fase berlangsung selama satu bulan lebih, mulai Senin (7/4) hingga (12/5) mendatang. Surat suara baru mulai dihitung pada 16 Mei. Rakyat India menggelar pemilu besarnya dalam bayang-bayang pemerintahan yang korup dan inflasi yang tinggi.Partai antikorupsi regional AAP juga ikut serta dalam pemilu setelah memperoleh hasil yang spektakuler dalam pemungutan suara lokal. AAP (Aam Aadmi, atau Partai Rakyat Umum) meraih hasil yang cemerlang dalam pemungutan suara majelis negara bagian di ibukota Delhi dan meraih semua kursi di parlemen.Rakyat akan memilih anggota Lok Sabha atau majelis rendah parlemen yang beranggotakan 543 orang. Partai Bharatiya Janata (BJP), yang dipimpin oleh nasionalis Hindu, Narendra Modi, dan sekutu-sekutunya diperkirakan akan memenangkan blok kursi terbesar. Tetapi, angket terbaru memberi indikasi koalisi itu mungkin tidak akan memperoleh mayoritas. Setiap partai atau koalisi membutuhkan paling sedikit 272 kursi untuk membentuk pemerintah.Jumlah pemilih kali ini meningkat sekitar 100 juta dari 2009 lalu. Sekitar 930.000 tempat pemungutan suara (TPS) disediakan, jumlah ini juga naik dari 830.000 TPS pada pemilu sebelumnya. Mesin suara elektronik akan digunakan dan untuk pertama kalinya, akan ada pilihan golongan putih (golput) - pilihan bagi warga yang tidak ingin memilih kandidat manapun. Ratusan ribu tentara telah ditempatkan di seluruh negara itu untuk menjamin pemungutan suara itu berjalan damai. India dilanda pemberontakan di negara-negara bagian di India tengah, utara dan timur-laut, dan pemberontak sering menjadikan TPS dan pasukan keamanan sebagai sasaran. (BBC/R16/f)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Pesawat Air India Terlupakan 13 Tahun di Bandara Kolkata, Maskapai Bayar Parkir Rp 1,8 Miliar

Luar Negeri

Virus Mematikan Guncang India, 100 Orang Dikarantina

Luar Negeri

BMKG Belawan Peringatkan Gelombang Hingga 2,5 Meter di Perairan Sumut

Luar Negeri

BMKG: Musim Hujan Masih Berlangsung di Sumut, Waspadai Hujan Lokal

Luar Negeri

BMKG: Cuaca Sumut Didominasi Hujan Lebat, Waspada Gelombang Tinggi

Luar Negeri

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumut pada 8–15 Desember 2025