Industri Susu Australia Cari Pekerja Asing

- Rabu, 16 April 2014 12:46 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/04/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SYDNEY (SIB)- Industri produk susu Australia mendorong agar lebih banyak lagi pekerja asing bisa mengisi kekurangan tenaga kerja di industri tersebut. Badan nasional yang memayungi industri susu, Dairy Australia, meminta agar akses untuk visa 457, yaitu jenis visa pekerja asing, diperbesar.Untuk jangka panjang, kekurangan tenaga kerja ini akan disikapi dengan cara melatih dan mendidik pekerja Australia, namun, mendatangkan pekerja asing dianggap solusi jangka pendek terbaik. Tahun 2006, didirikan Pusat Pendidikan Industri Susu Nasional Australia (NCDEA) untuk melatih petani dan mendorong agar lebih banyak warganegara Australia yang bekerja di industri susu setempat.Melalui survei pekerja industri susu Australia, Dairy Australia mendapati bahwa 59 persen peternakan sapi perah mencoba menarik tenaga kerja antara tahun 2003 hingga 2008. Hampir dua per tiga dari peternakan-peternakan tersebut berkata bahwa mereka sering atau selalu kesulitan menemukan orang yang tepat. Menurut Claire Miller, manajer bidang strategi kebijakan Dairy Australia, sebenarnya industri susu memiliki kapasitas untuk tumbuh, namun mengalami kekurangan tenaga kerja.Meskipun kebijakan pemerintah mendorong agar industri pertanian Australia memanfaatkan pasar Asia, jumlah tenaga kerja yang ada kurang memenuhi, lanjutnya. Anggota dewan Australian Dairy Farmers, Peter Evans, adalah satu dari sembilan petani Australia yang dipilih sebagai studi kasus yang menunjukkan adanya kebutuhan akan tenaga kerja asing. "Selain itu, ada kekurangan orang yang memiliki pengalaman manajerial," ucap Evans. "Jelas tak ada persediaan (tenaga kerja) di Australia Barat, dan kami percaya bahwa ada orang-orang dari luar negeri yang bisa memenuhi kekosongan tersebut," katanya. Dairy Australia berencana akan menulis masukan untuk pemerintah yang berisi permintaan agar pekerja terampil peternakan susu dimasukkan dalam kategori mereka yang mendapat konsesi visa 457. (ABC Australia/W)Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 16 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Satlantas Belawan Sosialisasikan Keselamatan Lalin ke Karyawan PT LHJ

Luar Negeri

Kim Jong Un Murka, Wakil Perdana Menteri Dipecat Saat Pidato

Luar Negeri

BPS: Nilai Impor Sumut Turun 5,23 Persen

Luar Negeri

Pelaku Usaha Tagih Komitmen Soal Perwal KTR, Wali Kota Medan Pastikan Dilaksanakan Bertahap

Luar Negeri

Putusan MK Soal Royalti, Ari Bias Nilai Cabut Laporan ke Agnez Mo Sudah Tepat

Luar Negeri

Penetapan Upah Minimum, Pemkab Deliserdang Siap Laksanakan Kebijakan Pemerintah Pusat