Kapal Feri Bawa Anak Sekolah Tenggelam di Korsel, 2 Orang Tewas 295 Hilang

- Kamis, 17 April 2014 12:54 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/04/hariansib_Kapal-Feri-Bawa-Anak-Sekolah-Tenggelam-di-Korsel--2-Orang-Tewas-295-Hilang-.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Rtr/Yonhap
Polisi penjaga pantai dan regu penyelamat menyaksikan detik-detik tenggelamnya kapal feri "Sewol" yang tampak hanya bagian buritannya saja, di perairan laut Jindo. Setidaknya 2 orang tewas dan 295 lainnya masih hilang akibat tenggelamnya kapal yang membaw
Seoul (SIB)- Insiden tenggelamnya kapal feri di perairan Korea Selatan (Korsel) memakan korban jiwa. Patroli pantai Korsel melaporkan dua orang ditemukan tewas, sementara petugas terus berjuang menyelamatkan penumpang lainnya. Otoritas setempat menuturkan bahwa kapal bernama Sewol ini membawa total 477 penumpang, yang sebagian besar merupakan pelajar sekolah menengah. Wakil Menteri Administrasi Publik dan Keamanan Korsel, Lee Gyeong-Og menyatakan dalam konferensi pers bahwa cukup banyak penumpang yang berhasil diselamatkan. Dia menegaskan, operasi penyelamatan terus dilanjutkan. "Feri tersebut nyaris tenggelam sepenuhnya," terang Lee seperti dilansir AFP, Rabu (16/4). Lee menambahkan tim dari Angkatan Laut Korsel juga ikut dalam operasi penyelamatan. "Sejauh ini, 368 penumpang telah berhasil diselamatkan," imbuhnya.Lee menambahkan, petugas menemukan dua orang yang sudah tak bernyawa. Salah satu korban tewas merupakan awak kapal berjenis kelamin perempuan. Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai korban tewas satunya. Gambar-gambar dari lokasi kejadian yang ditayangkan televisi setempat menunjukkan kondisi kapal tersebut yang miring ke samping hingga 45 derajat. Terlihat ada sejumlah helikopter di atas kapal tersebut.Dari total 477 penumpang, sebanyak 325 penumpang merupakan murid sekolah menengah di Ansan, yang hendak melakukan wisata sekolah ke Pulau Jeju. Insiden ini membuat panik orang tua murid yang mulai berkumpul di gedung sekolah di Ansan.Tayangan televisi setempat menunjukkan kepanikan orang tua murid di auditorium sekolah, yang terus menunggu kabar tentang anak-anak mereka yang ada di dalam kapal feri. Beberapa orang tua berteriak histeris kepada staf sekolah, sedangkan yang lain terlihat cemas sambil berusaha menelepon anak-anak mereka.Total ada 34 kapal militer, kapal patroli pantai dan kapal sipil, serta 18 helikopter yang dikerahkan dalam operasi penyelamatan. Dalam pesan pribadi, Lee menyatakan, Presiden Korsel Park Geun-hye memerintahkan jajarannya untuk melakukan upaya penyelamatan menyeluruh. 295 Orang Masih HilangSebanyak 295 orang masih belum ditemukan menyusul insiden terbaliknya kapal feri Korea Selatan (Korsel) di perairan negeri tersebut. Kapal tersebut mengangkut 477 penumpang dan kru. Sebelumnya, pemerintah Korsel menyatakan bahwa 368 orang berhasil diselamatkan. Namun angka ini dibantah pihak penjaga pantai Korsel yang menyebutkan jumlah penumpang yang berhasil diselamatkan adalah 180 orang. "Angka resmi kami adalah 180 orang. Kami tidak tahu darimana angka 368 itu berasal," ujar juru bicara penjaga pantai seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (16/4).Sejauh ini, dua orang telah ditemukan tewas. Kapal feri tersebut mengangkut 325 pelajar, 14 guru dan 27 awak kapal. Salah satu korban tewas merupakan awak kapal berjenis kelamin perempuan. Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai korban tewas satunya.Gambar-gambar dari lokasi kejadian yang ditayangkan televisi setempat menunjukkan kondisi kapal tersebut yang miring ke samping hingga 45 derajat. Terlihat ada sejumlah helikopter di atas kapal tersebut. Total ada 34 kapal militer, kapal patroli pantai dan kapal sipil, serta 18 helikopter yang dikerahkan dalam operasi penyelamatan ini. Sebagian besar penumpang merupakan murid sekolah menengah di Ansan, yang hendak melakukan wisata sekolah ke Pulau Jeju. Insiden ini membuat panik orang tua murid yang berdatangan ke gedung sekolah di Ansan. (AFP/dtc/w)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Wabup Toba Tinjau Galangan Kapal Dock Porsea yang Diduga Keruk Pasir Danau

Luar Negeri

Sepekan Sandar di Pelabuhan Sibolga, Kapal RS Apung Beri Layanan Medis Gratis Pascabencana

Luar Negeri

Kapal Nelayan Karam di Perairan Batu Bara, Satu ABK Tewas Tenggelam

Luar Negeri

Ketegangan AS–Iran Memanas, USS Abraham Lincoln Dikerahkan ke Timur Tengah

Luar Negeri

Ketegangan AS–Iran Memanas, USS Abraham Lincoln Dikerahkan ke Timur Tengah

Luar Negeri

Menlu Sugiono Pantau Kasus Penculikan ABK WNI di Gabon, Koordinasi dengan Kedubes Tiongkok