Pyongyang (SIB)- Kontroversi mengenai kekejaman rezim Korea Utara (Korut) kembali muncul. Kali ini hal tersebut berkaitan dengan hilangnya bibi dari pemimpin Korut Kim Jong Un, Kim Kyong Hui. Perempuan berusia 67 tahun ini adalah istri dari Jang Song Taek. Taek merupakan mantan orang nomor dua di Korut yang diduga dieksekusi mati oleh Jong Un karena berpontensi menggulingkan pemerintahannya. Demikian dilansir dari Daily Mail, Minggu (20/4).Isu mengenai hilangnya Kyon Hui muncul setelah dirinya sudah tidak terlihat lagi dalam beberapa acara kenegaraan Korut. Terakhir, Hui terlihat pada Januari saat medampingi Jong Un dalam sebuah upacara yang ditujukan sebagai penghormatan kepada dua pemimpin Korut pendahulunya, Kim Il Sun dan Kim Jong Il.Spekulasi mengenai keselamatan dari Kyun Hui setelah suaminya meninggal memang menjadi sorotan. Namun, dari fakta bahwa adanya pertalian langsung dari Jong Un dan Kyun Hui membuat semua dugaan mengenai keselamatan Kyun Hui seakan terbantahkan.Hanya saja, hilangnya secara Kyun Hui secara misterius serta posisinya di Partai Pekerja Korut, semakin memperkuat dugaan bahwa Kyun Hui telah di eksekusi oleh Kim Jung Un yang adalah keponakannya sendiri. (vivanews/c)Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 21 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.