Qingdao (SIB)- Wakil Ketua Komisi Pusat Militer Tiongkok Fang Chang Long mengatakan kebangkitan kekuatan militer Tiongkok tidak perlu dikhawatirkan oleh negara lain."Tiongkok sangat mengedepankan hubungan yang harmonis, jadi kebangkitan kekuatan militer Tiongkok, termasuk kekuatan maritimnya, tidak perlu dikhawatirkan," katanya saat menerima 25 Kepala Staf Angkatan Laut di Qingdao, Provinsi Shandong, Tiongkok, Rabu.Sebanyak 25 KSAL yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia Laksamana Marsetio itu, mewakili 21 negara anggota tetap dan empat negara peninjau Simposium Angkatan Laut Pasifik Barat (Western Pacific Naval Symposium/WPNS).Fang Chang Long mengatakan kebangkitan militer Tiongkok lebih diperuntukkan menjaga kedaulatan wilayah dan kepentingan nasional."Tiongkok senantiasa mendorong kerja sama dan hubungan baik dengan semua negara, baik di kawasan Pasifik Barat maupun di luar, guna menjaga dan memelihara stabilitas dan keamanan kawasan," ujarnya.Jenderal Fang Chang Long menegaskan hubungan dan kerja sama, termasuk dalam bidang maritim yang harmonis tentunya juga merupakan kerja sama yang saling menguntungkan semua pihak guna menciptakan kemakmuran bersama."Dalam setiap sengketa wilayah, Tiongkok senantiasa mengedepankan dialog dan negoasiasi, sebagai bentuk komitmen Tiongkok untuk menjaga dan memelihara stabilitas keamanan, perdamaian dan kemakmuran tidak saja di kawasan Pasifik Barat, melainkan juga global," katanya.Ia menjelaskan komitmen Tiongkok untuk selalu menjaga stabilitas keamanan dan kemakmuran bersama tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Tiongkok sebagai bagian dari masyarakat dunia.Ketua Delegasi WPNS 2014 Laksamana TNI Marsetio mengatakan pelaksanaan simposium berjalan konstruktif, sesuai dengan tema untuk mewujudkan kerja sama yang lebih baik antarangkatan laut di Pasifik Barat, atas dasar saling percaya, pengertian, dan menguntungkan."Untuk pertemuan berikutnya pada 2016, WPNS akan diselenggarakan di Indonesia, dimana lokakarya akan diadakan pada April dan simposium pada September," katanya. (Ant/f)Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.