11 Bocah Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Suriah

- Sabtu, 03 Mei 2014 18:03 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/05/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Damaskus (SIB)- Para pengebom bunuh diri meledakkan dua kendaraan di provinsi Hama, Suriah. Akibatnya, 18 orang tewas termasuk 11 orang di antaranya anak-anak. Menurut kantor berita resmi Suriah, SANA seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (2/5), para pengebom bunuh diri tersebut beraksi di kota Jibrin dan Al-Humeiri. SANA menyebut para "teroris" bertanggung jawab atas serangan-serangan bom tersebut. Istilah teroris selama ini digunakan otoritas Suriah untuk menyebut para pemberontak yang memerangi rezim Presiden Bashar al-Assad.Menurut kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, setidaknya 15 orang tewas dalam insiden tersebut. Namun menurut SANA, jumlah korban jiwa mencapai 18 orang termasuk 11 anak-anak. Serangan bom ini terjadi setelah dua ledakan bom mobil yang menewaskan sedikitnya 100 orang di kota Homs pada Selasa, 29 April lalu. Sebelumnya, 33 warga sipil juga tewas di kota Aleppo pada Kamis (1/5) kemarin ketika pesawat tempur militer Suriah membombardir areal pasar di salah satu distrik yang dikuasai pemberontak di kota Aleppo. Para pegiat di Aleppo menyebutkan helikopter pemerintah menjatuhkan tiga bom di kawasan tersebut, yang saat itu penuh dengan warga yang sedang berbelanja. Satu video yang diterbitkan di internet memperlihatkan ambulans melintasi puing-puing dari gedung yang rusak dan rongsokan mobil. Kelompok Pengamat Hak Asasi Klik Suriah yang bermarkas di London mengatakan serangan itu terjadi di distrik Halak. Sementara jumlah korban, menurut Pusat Media Aleppo, mencapai 40 jiwa dan dua bangunan pemukiman rusak. Badan PBB untuk anak dan pendidikan, UNICEF, sudah menyampaikan kecaman atas dua serangan di Aleppo, yang disebut sebagai serangan tanpa pandang bulu atas sekolah dan sasaran-sasaran sipil. "Serangan-serangan ini tampaknya bereskalasi, sama sekali tidak menghargai semua seruan yang sudah dilakukan untuk menghentikan lingkaran kekerasan yang gila ini dan untuk menghindari pelanggaran hukum internasional," kata UNICEF seperti tertulis dalam pernyataannya.Aleppo menjadi salah satu medan pertarungan sengit antara pasukan pemerintah dengan kelompok pemberontak, dan Klik sering menjadi sasaran Klik serangan udara pemerintah. Lebih dari 150 ribu orang telah tewas sejak pergolakan melanda Suriah pada Maret 2011 lalu. Meski pertumpahan darah terus terjadi, pemerintah Suriah berencana menggelar pemilihan presiden pada 3 Juni mendatang. Diperkirakan, Presiden Bashar al-Assad akan kembali terpilih dalam pemilihan presiden tersebut. (AFP/dtc/BBC/q)


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Luar Negeri

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung

Luar Negeri

JAM Intel Hadiri Sosialisasi Jaga Desa di Kantor Gubernur Sumut

Luar Negeri

Tersangkut Peredaran Ganja, 3 Pria Diringkus Sat Resnarkoba Polres Pematangsiantar

Luar Negeri

Kasus Keracunan Makanan MBG, BGN Hentikan Sementara SPPG Sidikalang

Luar Negeri

Dewas Minta Inspektorat Simalungun Audit Keuangan PDAM Tirta Lihou