Beijing (SIB)- Media pemerintah China mengatakan pihak berwenang menjatuhkan hukuman penjara 10 tahun kepada seorang individu yang didakwa membocorkan dokumen militer rahasia kepada agen asing. Surat kabat China Daily tidak mengidentifikasi nama negara yang terlibat.Individu yang hanya disebutkan nama keduanya, Li, dikatakan didekati oleh seorang agen intelijen asing yang menggunakan nama samaran Flying Brother melalui media sosial. Li, lapor China Daily, membocorkan 13 dokumen sangat rahasia dan sejumlah foto serta informasi lain mengenai pangkalan-pangkalan militer di Provinsi Guangdong, China bagian selatan.Menurut surat kabar pemerintah, tindakan tersebut berisiko membahayakan keamanan militer China. Sebelumnya militer China memperingatkan bahwa militer menghadapi tugas "berat dan kompleks" dalam menjaga kerahasiaan di tengah meluasnya komunikasi lewat internet.Maret lalu, menyusul laporan bahwa negara itu menyusupi perusahaan raksasa telekomunikasi China, Huawei. Tuntutan itu terjadi setelah dugaan bahwa Huawei disusupi dilaporkan oleh sebuah harian Amerika Serikat dengan mengutip sejumlah dokumen yang diduga dari Badan Keamanan Nasional AS (NSA) dan dirilis oleh mantan kontraktor, Edward Snowden. (ABCAustralia/ r)Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.