Somalia Negara Terburuk untuk Ibu, Finlandia Terbaik

* Indonesia di Posisi 119
- Rabu, 07 Mei 2014 11:55 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/05/hariansib_-Somalia-Negara-Terburuk-untuk-Ibu--Finlandia-Terbaik.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/rtr
MASAK NASI : Seorang ibu Somalia memasak nasi untuk dua anaknya dengan wadah ala kadarnya dan di dapur terbuka. Save the Children, Selasa (6/5) menetapkan Somalia sebagai negara terburuk untuk para ibu, termasuk dalam hal kesehatan ibu, peluang hidup anak
AS (SIB)- Somalia didaulat sebagai tempat terburuk untuk seorang ibu. Posisi Somalia berada di urutan paling akhir, dibanding 178 negara lainnya dalam daftar negara terbaik untuk ibu versi lembaga Save the Children. Diberitakan The Age, Selasa (6/5), Somalia di urutan terbawah dalam perhitungan kesehatan ibu, peluang hidup anak, pendidikan, pendapatan dan status politik wanita. Sementara posisi pertama, atau negara terbaik untuk seorang ibu adalah Finlandia. Dalam laporan State of the World’s Mothers 2014, disebutkan hanya satu dari 12.000 wanita Finlandia yang meninggal saat kehamilan dan kelahiran. Sedangkan di Somalia, satu dari 16 wanita meninggal saat melahirkan.  Sebanyak 15 persen anak di Somalia hanya hidup kurang dari usia lima tahun, kategori yang sama untuk Finlandia hanya 0,3 persen.Indonesia menempati posisi ke-119 negara negara layak bagi ibu. Di Asia, posisi juara diperoleh Singapura di posisi 15. Sepuluh posisi teratas secara berturut-turut adalah Finlandia, Norwegia, Swedia, Islandia, Belanda, Denmark, Spanyol, Jerman, Australia dan Belgia. Tidak ada posisi ke-10 karena posisi 9 diduduki oleh dua negara, yaitu Australia dan Belgia.Sementara 10 posisi paling bawah adalah Somalia, Republik Demokratik Kongo, Niger, Mali, Guinea-Bissau, Republik Afrika Tengah, Sierra Leone, Nigeria, Chad dan Pantai Gading. Kebanyakan negara-negara ini terletak di Afrika yang tengah dilanda konflik perang saudara. Kepala Eksekutif Save the Children Jasmine Whitbread mengaku tidak heran jika 10 negara terburuk bagi ibu adalah yang rawan konflik. "Ibu miskin yang paling menderita," kata Jasmine.Laporan ini, imbuhnya, sekali lagi menunjukkan disparitas yang menyedihkan antara ibu di negara kaya dan miskin. Dalam laporannya, Save the Children mengatakan bahwa pemerintah, negara-negara donor, badan internasional, sektor swasta dan sipil turut bertanggung jawab atas keadaan ini. "Mereka harus memastikan ibu dan anak yang hidup di daerah konflik punya kesempatan yang baik untuk selamat dan hidup dengan sehat," tulis Save the Children. (thAge/vvn/f)Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 7 Mei 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.


Tag:

Berita Terkait

Luar Negeri

Pesawat Kenya Jatuh di Somalia, 5 Penumpang Tewas

Luar Negeri

Indonesian AID Bersama IsDB Bakal Bangun Layanan Telemedis di Somalia

Luar Negeri

6 Orang Tewas dalam Bom Bunuh Diri di Somalia

Luar Negeri

Bom Bunuh Diri di Somalia, 13 Tewas

Luar Negeri

Dua Mobil Diledakkan di Somalia, 100 Orang Tewas 300 Luka-luka

Luar Negeri

Pengungsi Somalia “Menjerit” di DPRD SU, Tak Tahan 12 Tahun Hidup Menderita di Sumut