Kinabalu (SIB)- Hati ayah mana yang tak geram melihat anak gadisnya ketakutan dikejar pria asing. Kemudian mendengar putrinya menceritakan bagaimana si pria itu baru saja menutup kepala putrinya dengan karung dan memeluk gadis itu dari belakang.Perempuan itu meronta kuat-kuat. Megap-megap mencari nafas dia berlari sekencangnya menjauh dari pria mesum itu. Langkahnya baru berhenti ketika ayahnya yang bekerja sebagai penjaga keamanan setempat datang menyelamatkannya.Insiden itu terjadi di sebuah perumahan di Tawau, Kinabalu, Malaysia. Korban yang berusia 17 tahun sedang menyiram tanaman pada Jumat 26 Mei lalu sekira pukul 08.20 waktu setempat. Tanpa disadari, seorang pria menguntitnya dari belakang. Pelaku diketahui berusia 38 tahun dan bekerja di perumahan setempat. Diduga hendak memerkosa remaja tersebut, ia langsung diamuk ayah korban yang bekerja sebagai penjaga keamanan di perumahan yang sama.Satpam berusia 54 tahun itu menghantamkan parangnya. Pelaku tersayat di kaki dan badannya. Melihat ayah korban begitu murka, teman-temannya yang juga penjaga keamanan di situ merelai. "Pria itu terkapar dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Akan tetapi, dia meninggal tak lama sesudahnya," kata Ajun Komisaris Polisi Tawau, Fadil Marsus, seperti disadur dari The Star, Selasa (30/5).Sementara ayah korban yang berupaya memberi pelajaran kepada pelaku digelandang ke kantor polisi. Setelah kematian pelaku, status ayah korban berubah menjadi tersangka. Fadil berujar, si ayah akan ditahan hingga Jumat 2 Juni mendatang. (okz/f)