Seoul (SIB)- Beberapa minggu pencarian tanpa berujung temuan baru, hari ini tim pencari mendapat temuan satu jasad korban tragedi kapal feri Korea Selatan. Namun jasad terbaru ini ditemukan telah hanyut sejauh 40 kilometer dari lokasi tenggelamnya feri tersebut.Temuan ini pun semakin menambah kekhawatiran keluarga korban bahwa jasad yang masih hilang tidak akan pernah ditemukan. Terlebih selama 2 minggu terakhir, misi pencarian korban tragedi Sewol berujung nihil. Kendati demikian, tim penyelam terus melanjutkan pencarian meskipun kondisi di dalam laut sangat berbahaya. Tim penyelam bahkan hingga memotong lambung kapal, namun tidak juga membuahkan hasil.Dengan adanya satu temuan jasad ini, korban tewas tragedi Sewol hingga kini mencapai 289 orang. Masih ada 15 orang lainnya yang masih hilang atau belum diketahui keberadaannya. Demikian seperti dilansir AFP, Kamis (5/6).Kementerian Kelautan Korsel menyebutkan, satu jasad korban terbaru ini ditemukan oleh seorang nelayan lokal yang sedang melaut pada Kamis (5/6). Jasad ini ditemukan mengapung di lautan, yang berjarak 40 kilometer sebelah barat laut dari lokasi kejadian.Hasil pemeriksaan sidik jari terhadap jasad tersebut semakin memastikan bahwa jasad tersebut merupakan salah satu penumpang kapal Sewol yang hilang. Di sisi lain, temuan jasad ini juga membuat tim pencari semakin waspada dan menyadari bahwa jasad-jasad yang belum ditemukan mungkin memang sudah hanyut terbawa arus laut ke lokasi yang cukup jauh. Kapal feri tujuan Pulau Jeju ini membawa total 476 orang, yang sebagian besar siswa SMA Danwon, ketika tenggelam pada 16 April lalu. (Detikcom)Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.