Los Angeles (SIB)- Seorang wanita di Amerika Serikat mengemudikan mobilnya dengan membawa seorang pria sekarat di atap mobilnya. Pria tersebut ditabrak mobil wanita yang mengemudi sambil mabuk ini dan terbawa dalam perjalanan. Akibat perbuatannya ini, wanita bernama Sherri Lynn Wilkins (53) dijatuhi vonis sedikitnya 55 tahun penjara. Oleh pengadilan, Wilkins dinyatakan bersalah atas dakwaan pembunuhan, mengemudi sambil mabuk dan meninggalkan lokasi kecelakaan. Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (13/6).Wilkins mengemudi sejauh 3 kilometer di jalanan pinggiran Los Angeles, AS pada 12 November 2012 lalu dengan membawa pria berusia 31 tahun bernama Phillip Moreno di atap mobilnya. Seorang pejalan kaki memperingatkan Wilkins bahwa ada seorang pria di atas mobilnya, namun dia tidak berhenti.Kemudian ada seorang pengendara mobil lainnya yang meminta Wilkins untuk menepikan mobilnya, namun dia tidak mempedulikannya. Akhirnya Wilkins menghentikan mobilnya di pinggir jalan ketika dia hendak merokok. Saat itu, seorang pejalan kaki membantu mengevakuasi Moreno yang mengalami luka-luka cukup parah. Moreno sempat dibawa ke rumah sakit setempat, namun sayang nyawanya tidak bisa diselamatkan.Dalam persidangan, Wilkins bersikeras bahwa dirinya tidak mabuk saat kejadian. Meskipun dia mengakui dirinya mengkonsumsi tiga gelas vodka, segelas bir dan juga segelas jus tomat. Wilkins menuturkan, pria tersebut datang dari langit dan dia menggambarkannya seperti sesuatu yang kabur, sesuatu seperti kilat. "Ini sangat mengejutkan dan sangat aneh. Saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi... Saya tidak merasa saya menabraknya (Moreno) dengan mobil saya," ucapnya terkait insiden tersebut.Hakim Pengadilan Tinggi LA, Henry J Hall menolak permintaan pengacara Wilkins untuk menggelar persidangan baru. Hakim Hall menyebut, ada bukti cukup untuk mengadili Wilkins dalam kasus ini. Hakim Hall menyebut adanya rasa ketidakpedulian yang luar biasa besar dari Wilkins usai menabrak Moreno. Bukannya berusaha menolong Moreno, menurut hakim Hall, Wilkins justru berusaha menyingkirkannya. (Detikcom/q)Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.